Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menanti Data Ekonomi AS

📅 Rabu, 03 Jul 2024, 08:53 WIB | Oleh:
Menanti Data Ekonomi AS Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahannya dalam perdagangan tengah pekan ini. Sentimen eksternal diperkirakan dominan dalam mempengaruhi IHSG, hari ini (3/7).

Head of Research Mega Capital Sekuritas, Cheril Tanuwijaya melihat pelaku pasar fokus tertuju pada data tenaga kerja NFP di Amerika Serikat (AS) akhir pekan ini. Karenanya, dia memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Rabu (3/7), bergerak cenderung melemah di rentang 7.080-7.150.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/7) sore, ditutup melemah di tengah penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 14,48 poin atau 0,20 persen ke posisi 7.125,14, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,93 poin atau 0,44 persen ke posisi 892,71.

"Bursa saham regional Asia menguat yang didukung dari pandangan pelaku pasar sehubungan dengan rilis data manufaktur Amerika Serikat (AS) yang mengalami kontraksi," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, kemarin.

Rilis Institut for Supply Management (ISM) melaporkan bahwa aktivitas manufaktur AS stagnan di angka 48,5 dibandingkan dengan 48,7 pada bulan sebelumnya, atau di bawah angka 50 sehingga mengalami kontraksi.

Dengan demikian, hal tersebut memberikan gambaran bagaimana kondisi ekonomi AS, sehingga memberikan peluang terhadap pemangkasan suku bunga acuan The Fed.

Sementara itu, Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki menegaskan kembali, Selasa (2/7), pemerintah tetap waspada terhadap pergerakan mata uang, dengan menyatakan bahwa tingkat nilai tukar mata uang asing mencerminkan berbagai faktor yang kompleks.

Selain itu, pasar di topang oleh harga minyak mentah berjangka Brent yang naik di atas 86,8 dollar AS per barel dan WTI naik ke 83,38 dollar AS per barel.

Hal tersebut seiring prospek permintaan yang lebih tinggi selama musim panas dan spekulasi terhadap penurunan suku bunga The Fed juga mendukung harga minyak, setelah moderasi inflasi AS baru-baru ini memicu optimisme terhadap penurunan suku bunga lebih awal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.