Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

JCS: Korut Tembakkan Dua Misil Balistik

📅 Selasa, 02 Jul 2024, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
JCS: Korut Tembakkan Dua Misil Balistik Doc: AFP/Jung Yeon-je
Ket. Luncurkan Misil l Sejumlah warga Korsel menyaksikan berita di layar televisi tentang peluncuran misil balistik oleh Korut pada Senin (1/7). JCS melaporkan salah satu misil yang diluncurkan Korut tampaknya mengalami kegagalan.

SEOUL - Militer Korea Selatan (Korsel) menyatakan bahwa Korea Utara (Korut) telah menembakkan dua misil balistik ke arah timur pada Senin (1/7) pagi.

Dalam sebuah pesan yang dikirim ke wartawan, Kepala Staf Gabungan (JCS) mengatakan militer mendeteksi misil balistik jarak pendek yang ditembakkan dari daerah Jangyon di Provinsi Hwanghae Selatan pada pukul 05.05 pagi ke arah timur laut dan misil balistik lain yang tidak teridentifikasi diluncurkan pada pukul 05.15 pagi.

Pihak militer tengah menganalisis rincian peluncuran tersebut, termasuk jenis misil yang ditembakkan dan lintasannya.

"Pihak militer telah memperkuat pemantauan dan kewaspadaan terhadap potensi peluncuran tambahan serta mempertahankan postur kesiapan penuh sambil berbagi data misil balistik Korut dengan pihak berwenang Amerika Serikat (AS) dan Jepang," kata JCS.

Kembali Gagal

Peluncuran ini dilakukan lima hari setelah Korut meluncurkan misil balistik dari wilayah Pyongyang ke arah Laut Timur pada Rabu (26/6) lalu. Korut mengklaim telah berhasil melakukan uji coba misil berhulu ledak ganda, namun JCS menepis klaim tersebut dan menyatakan klaim itu berlebihan untuk menutupi kegagalan peluncuran.

Pada Senin, JCS juga menyatakan bahwa salah satu dari misil yang ditembakkan Korut mengalami kegagalan dan diduga misil tersebut jatuh dekat Pyongyang.

"Misil pertama terbang sekitar 600 kilometer dan misil kedua hanya menempuh jarak 120 kilometer. Misil pertama jatuh di perairan dekat Kota Chongjin di timur laut Korut, dan misil kedua kemungkinan jatuh di daratan di wilayah timur Pyongyang," lapor JCS.

Peluncuran misil ini dilakukan setelah Pyongyang pada Minggu (30/6) mengecam latihan militer gabungan yang dilakukan oleh Korsel, Jepang dan AS, dan menyebutnya sebagai "NATO versi Asia" dan memperingatkan konsekuensi fatal atas digelarnya latihan tersebut.

Latihan militer gabungan Freedom Edge yang berlangsung dari 27 Juni hingga 29 Juni itu mencakup latihan untuk persiapan menghadapi misil balistik dan pertahanan udara, perang antikapal selam, dan pelatihan siber defensif.

Latihan gabungan ini juga melibatkan kapal induk bertenaga nuklir AS, kapal perusak berpeluru kendali milik Jepang, dan sejumlah jet tempur KF-16 milik Korsel.KBS/AFP/ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Barantin: Tanaman Hias Indo...

Kudus Sukses Selenggarakan Pameran Produk UMKM

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kudus Sukses Selenggarakan ...
Daerah
Warga Cianjur Diminta Waspa...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.