Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, BPBD Kabupaten Blitar Cari Tiga Warga Diduga Tertimbun Longsor

📅 Senin, 01 Jul 2024, 05:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, BPBD Kabupaten Blitar Cari Tiga Warga Diduga Tertimbun Longsor Doc: ANTARA/HO-petugas
Ket. Petugas melakukan pencarian tiga korban yang diduga tertimbun tanah longsor di Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Minggu (30/6/2024).

Blitar - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Jawa Timur, melakukan pencarian terhadap tiga warga yang diduga tertimbun tanah longsor di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto mengemukakan pihaknya mendapat informasi dari perangkat Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben terjadi tanah longsor di daerah tersebut.

"Mendapat informasi tersebut kami ke lokasi. Tanah longsor terjadi karena kontur tanah yang labil dengan ketinggian 20 meter lebar 40 meter dengan kedalaman longsoran 5 meter," katanya saat dikonfirmasi, Minggu malam.

Ia menambahkan, luas terdampak longsor tersebut sekitar 250 meter dan menimpa kandang ayam pedaging.

Saat kejadian itu, di lokasi tersebut terdapat tiga pekerja kandang dan mereka tertimpa tanah longsor.

Mereka antara lain Gunawan yang merupakan pemilik kandang ayam, kemudian Jarianto dan Mugiono. Ketiganya adalah warga Dusun Sukorejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Selain itu, terdapat satu orang warga yang mengalami luka -luka yakni Anto, yang juga warga Dusun Sukorejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Malang.

Pihaknya juga telah menerjunkan 20 personil dengan peralatan lengkap untuk melakukan pencarian korban.

Selain itu, BPBD Kabupaten Blitar juga koordinasi dengan lintas sektor baik dengan TNI, Polri, Basarnas untuk melakukan pencarian tiga korban yang diduga tertimbun tanah longsor tersebut.

"Kami telah melaksanakan koordinasi dengan lintas sektor terkait dengan pencarian korban yang masih timbun material longsor," kata dia.

Pihaknya terus melakukan pencarian korban. Petugas melakukan pembersihan material tanah longsor. Namun, hingga kini korban masih belum ditemukan.

"Kami melakukan pencarian korban dengan alat manual dan alat berat. Untuk bantuan satu alat berat masih dalam perjalanan ke lokasi," ujar dia.

Sementara itu, Kapolsek Kesamben AKP Suhartono menambahkan saat peristiwa tersebut terjadi di dalam kandang ayam ada tiga orang pekerja. Mereka adalah pemilik kandang Gunawan dan dua karyawannya yakni Jarianto dan Mugiono.

Pihaknya menduga penyebab tanah longsor karena kondisi tebing yang curam. Saat kejadian, korban sedang panen ayam pedaging tersebut.

"Longsor terjadi secara tiba-tiba. Penyebabnya karena tebingnya curam," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.