Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lanal Tanjung Balai Asahan Amankan 39 Pekerja Migran Ilegal yang Hendak ke Malaysia

📅 Minggu, 30 Jun 2024, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lanal Tanjung Balai Asahan Amankan 39 Pekerja Migran Ilegal yang Hendak ke Malaysia Doc: ANTARA/HO-Lanal Tanjung Balai Asahan
Ket. Lanal Tanjung Balai Asahan bersama Kanwil Direktorat Jendral Bea Cukai, Bea Cukai Teluk Nibung dan Imigrasi Kelas II TPI setempat mengamankan pekerja ilegal yang hendak ke Malaysia di perairan Asahan, Sumater Utara, Sabtu (29/06/2024).

Medan - Lanal Tanjung Balai Asahan bersama Kanwil Direktorat Jendral Bea Cukai, Bea Cukai Teluk Nibung dan Imigrasi Kelas II TPI setempat mengamankan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang hendak ke Malaysia di perairan Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

"Petugas gabungan berhasil mengamankan 39 orang calon PMI nonprosedural yang akan dikirim ke Malaysia dan tiga anak buah kapal," ujar Komandan Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Wido Dwi Nugraha saat dihubungi dari Medan, Sabtu.

Komandan Wido melanjutkan, tim gabungan tersebut menggagalkan pengiriman puluhan PMI ilegal atau tidak mengikuti prosedur ke Malaysia tersebut dilakukan pada dini hari tadi.

Lebih lanjut, dia mengatakan, sebelumnya pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada kapal bermotor mengangkut PMI ilegal sedang berlayar menuju Malaysia.

Dari informasi tersebut, pihaknya menindaklanjuti dengan melakukan koordinasi antarinstansi yang disadari memiliki keterbatasan dalam melaksanakan penindakan di lapangan.

Dwi menambahkan, terhadap para PMI ilegal dilakukan pendataan oleh pihak imigrasi dan diberi pencerahan untuk membuka wawasan jika ingin bekerja ke luar negeri harus melalui jalur resmi yang disiapkan pemerintah.

"Sementara ABK masih ditahan di imigrasi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ucapnya.

Dia menambahkan pihaknya selalu berkoordinasi kepada pihak pemangku kepentingan untuk menjaga wilayahnya dari tindakan hukum baik PMI ilegal, barang ilegal, narkoba dan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.