Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamen Alue Dohong Susuri Kota Solo Dalam Gowes Ramah Iklim 2024

📅 Sabtu, 29 Jun 2024, 20:52 WIB | Oleh:
Wamen Alue Dohong Susuri Kota Solo Dalam Gowes Ramah Iklim 2024 Doc: istimewa
Ket. Acara "Gowes Ramah Iklim 2024" di Taman Monumen 45 Banjarsari, Solo, Sabtu (29/6).

SOLO - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerja sama dengan Bike To Work (B2W) Indonesia menggelar acara "Gowes Ramah Iklim 2024" di Taman Monumen 45 Banjarsari, Solo, Sabtu (29/6).

Acara yang berlangsung dengan penuh semangat ini diikuti oleh Wakil Menteri (Wamen) LHK, Alue Dohong, para Pejabat Eselon I lingkup KLHK, dan Puteri Indonesia Lingkungan 2024, Sophie Kirana, yang juga ikut bersepeda menempuh jarak 10 KM menyusuri Kota Solo.

Menurut siaran persnya, acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk mengambil tindakan nyata dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.

Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Menteri menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya acara ini yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi polusi udara.

Alue mengapresiasi kehadiran lebih dari 500 pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia serta masyarakat kota Solo dan sekitarnya yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

"Hari ini kita memulai dengan bersepeda sejauh 10 kilometer, sebuah simbol dan tindakan nyata dalam upaya mengurangi emisi karbon dan menjaga kesehatan udara. Acara ini juga mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi polusi udara," ucap Alue.

Solo sengaja dipilih sebagai lokasi karena ia contoh kota yang memiliki ciri-ciri nyaman dijelajahi dengan sepeda. Luas wilayahnya relatif compact (kecil dan padat), datar, serta memusat. Solo juga relatif memiliki vegetatif peneduh yang cukup baik di beberapa ruas jalannya. Solo juga ditetapkan sebagai kota paling layak ditinggali (most livable city) pada 2017, 2019, dan 2022.

Setelah kegiatan bersepeda, acara dilanjutkan dengan penanaman pohon pengendali polutan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dalam jangka panjang.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri juga meresmikan Project Rintisan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Penyerap Polutan. Taman ini diharapkan dapat berfungsi sebagai paru-paru kota dan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menciptakan ruang yang bersih dan sehat bagi masyarakat.

"Taman ini akan menjadi tempat di mana kita dapat merasakan kesejukan dan keindahan alam, sekaligus mengingatkan kita akan tanggung jawab kita dalam menjaga lingkungan," jelas Alue.

Acara ini dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada pengguna program Cycling Saving Carbon (CSC) yaitu sebuah inisiatif untuk mengajak masyarakat mengurangi jejak karbon melalui bersepeda. Penghargaan ini bukan hanya sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus berupaya dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.

Program Cycling Saving Carbon adalah pemberian insentif kepada pesepeda harian. Pilot program ini telah diuji coba di kalangan pekerja bersepeda di Jakarta dan sekitarnya. Skemanya adalah peserta merekam perjalanan hariannya dari tempat tinggal menuju tempat kerja. Rekaman dengan aplikasi Strava itu mencatat besaran gas karbon dioksida (CO2) yang dikuranginya.

Kurangi Emisi Karbon

Melalui uji coba antara 19 Mei-17 Juni, 343 peserta berhasil mencegah potensi atau mengurangi emisi karbon (carbon saved) hingga 30 ton. Para pesepeda menjalani kegiatannya sebanyak 6.772 trip, dengan total jarak tempuh 137.842,16 kilometer dan dalam waktu 7.838 jam (setara dengan 326,6 hari).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.