Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Bengkulu: Waspada Penyakit Ternak Saat Anomali Cuaca

📅 Jumat, 28 Jun 2024, 16:54 WIB | Oleh:
Pemprov Bengkulu: Waspada Penyakit Ternak Saat Anomali Cuaca Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Hewan ternak di Kota Bengkulu saat dilakukan pemeriksaan kesehatan.

KOTA BENGKULU - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Bengkulu mengimbau seluruh masyarakat, khususnya peternak, untuk waspada terhadap berbagai penyakit pada hewan ternak selama anomali cuaca 2024.

Kepala DPKH Provinsi Bengkulu M Syarkawi di Kota Bengkulu, Jumat, menyebutkan terdapat sejumlah penyakit yang menyerang hewan ternak saat anomali cuaca, seperti ND atau Tetelo, diare, demam, cacingan, dan lainnya.

"Kami imbau pada anomali cuaca ini peternak lebih berhati-hati. Lebih memperhatikan kondisi kandang dan hewan ternaknya," ujar Syarkawi.

Ia menerangkan anomali cuaca tidak hanya berisiko terhadap kesehatan manusia tetapi juga hewan ternak, sehingga peternak harus memperhatikan kondisi kandang dan hewan ternaknya.

Kemudian, lanjutnya, memperhatikan kebersihan dan kelembapan kandang, mengupayakan kandang tidak sampai becek dan licin untuk sapi, memperhatikan jalur sanitasinya, sebab jika tidak bersih akan rentan terhadap penyakit cacingan atau serangan lalat, dan lain sebagainya.

"Peternak dan masyarakat harus memperhatikan kebersihan kandang, karena kandang yang tidak bersih pada musim hujan ini bisa menimbulkan berbagai penyakit bagi hewan ternak," ujarnya.

Selain itu peternak juga diimbau untuk lebih memperhatikan pakan, seperti untuk ayam upayakan pakan tetap kering jauh dari kontaminasi jamur. Sebab selama anomali cuaca, kata dia, terkadang bisa tiba-tiba hujan dan suhu udara lebih dingin serta basah.

Kemudian untuk hewan kambing dan sapi, perhatikan pakan rumputnya dan waspada terhadap pakan atau rumput dengan kandungan protein dan air yang tinggi yang biasanya membuat sapi diare.

Lebih lanjut Syarkawi mengatakan jika hewan ternak yang dimiliki sakit, sebaiknya segera membawa ke puskeswan terdekat atau menghubungi dokter hewan setempat.

"Jika puskeswan kekurangan obat-obatan, puskeswan bisa segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meminta stok tambahan obat. Kami akan dukung," ucap Syarkawi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kombinasi El Nino Kuat & Monsun Australia! Sulut Terancam Kemarau Ekstrem dan Karhutla Parah!
    Preview komentar:
    Kontak Call Center Resmi Bank Neo? Segera hubungi WhatsApp ...
    Kontak Call Center Resmi Bank Neo? Segera hubungi WhatsApp ...
  • Merubah Ruang Publik Menjadi Panggung Seni dan Budaya
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
  • Bikin Haru! Sukses Pukau Upacara HUT RI, Anak-Anak SDN Cibatok Dihadiahi Liburan ke Taman Safari!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.