Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenlu Promosi Potensi Pariwisata Labuan Bajo Kepada 23 Dubes Asing

📅 Jumat, 28 Jun 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenlu Promosi Potensi Pariwisata Labuan Bajo Kepada 23 Dubes Asing Doc: ANTARA/Gecio Viana
Ket. Foto bersama para dubes asing di Puncak Waringin Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

Labuan Bajo - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mempromosikan potensi pariwisata Labuan Bajo Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada 23 duta besar (dubes) asing untuk meningkatkan investasi di daerah itu.

"Potensi daerah itu potensi investasi, potensi perdagangan, pariwisata," kata Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu RI Siti Nugraha Mauludiah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis.

Siti menjelaskan para dubes asing diajak untuk melihat potensi pariwisata di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo seperti Pulau Padar, Pulau Komodo dan Pink Beach di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) serta potensi investasi di kawasan pariwisata terpadu Parapuar Labuan Bajo serta Golo Mori.

"Ini juga dalam rangka gastronomi diplomasi, jadi kami mengenalkan makanan Indonesia kepada sahabat kita warga asing," katanya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, para dubes juga diajak untuk melihat produk UMKM seperti tenun, produk olahan dan kerajinan tangan tradisional yang diharapkan bisa dipasarkan di negara asal para dubes asing itu.

"Target kami setelah pengenalan potensi besar sekali pariwisata ini kami berharap mereka bisa promosikan pariwisata Labuan Bajo, NTT kepada masyarakat mereka di sana dan untuk investasi dengan memperkenalkan potensi pariwisata di sini mereka akan tertarik untuk mengajak pengusaha-pengusaha melakukan investasi di sini, entah investasi di Parapuar atau Golo Mori," jelasnya.

Lebih lanjut para dubes asing nantinya akan diajak ke DPSP lainnya di Indonesia untuk meningkatkan promosi dan investasi baik di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif serta sektor perdagangan dan pertanian.

"Kami harap daya tarik itu bisa diterjemahkan sebagai hubungan ekonomi yang lebih luas yang memberikan manfaat banyak," katanya.

Sementara itu, Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake dalam sambutannya mengatakan Provinsi NTT memiliki sektor pertanian yang beragam dan memiliki potensi pertumbuhan yang cukup besar, terutama pada budidaya rempah-rempah dan tanaman pangan pokok.

Produk pertanian utama di NTT antara lain jagung, kelor, kopi, coklat, cengkeh, dan vanila yang dapat menunjang sektor pariwisata.

Produktivitas biji kopi, kata dia, sekitar 547,92 ton per hektar pada tahun 2023, hampir sama dengan produktivitas coklat yang sebesar 638 ton per hektar pada tahun yang sama.

Lebih lanjut Provinsi NTT juga mencakup konstelasi pulau-pulau indah, termasuk Flores, Sumba, dan Timor, yang masing-masing memiliki daya tarik tersendiri.

"Taman Nasional Kelimutu Flores, dengan danau atau kawah tiga warna dan komodo di Labuan Bajo sebagai hewan langka, desa adat Sumba, air terjun spektakuler dan Tradisi Pasola, sementara itu, Timor kaya dengan situs warisan sejarah dan budaya sebagai beberapa contoh dari segudang atraksi yang menanti pengunjung," katanya.

Ia juga menjelaskan pada tahun 2023, terdapat 1.637 Daya Tarik Wisata di Nusa Tenggara Timur yang meliputi daya tarik wisata berbasis alam dan berbasis budaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Olahraga
Edin Dzeko Pensiun dari Tim...

Mayday, Ketika Pilot Amerika dan Mantan Agen KGB Terjebak Bersama

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Mayday, Ketika Pilot Amerik...
Olahraga
Iraola Puji Mentalitas Barc...
Daerah
Mahasiswa ITS Bikin Penyang...
Advertisement
Timnas Indonesia U-20 di Puncak Grup H Usai Bantai Laos 3-0

Timnas Indonesia U-20 di Puncak Grup H Usai Bantai Laos 3-0

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.