Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bintang Rencanakan Alokasi Dana Desa untuk Isu Perempuan dan Anak

📅 Kamis, 27 Jun 2024, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bintang Rencanakan Alokasi Dana Desa untuk Isu Perempuan dan Anak Doc: kemenpppa.go.id
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, merencanakan adanya alokasi pada Dana Desa yang khusus untuk menangani isu serta melaksanakan program mengenai perempuan dan anak.

"Itu berproses karena kami sudah komitmen yang ditandai dengan MoU bersama Menteri Desa untuk mewujudkan yang namanya desa ramah perempuan dan peduli anak," kata Bintang di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (25/6).

Bintang menuturkan rencana tersebut saat ini masih dikoordinasikan dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Alokasi Dana Desa ini didahului dengan Kementerian PPPA dan Kemendes PDTT untuk membuat Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak dengan 10 indikator yang harus dipenuhi oleh desa tersebut.

Di sisi lain, dalam mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak harus mendapat dukungan anggaran agar desa dapat menjalankan program-program pemberdayaan perempuan dan memenuhi hak serta melindungi perempuan dan anak.

"Ini bagaimana perempuan berdaya di desa kemudian pemenuhan hak dan perlindungan. Memang kita tidak hanya bicara regulasi, kebijakan, program, kegiatan, tapi dukungan anggaran akan menjadi penting," kata Menteri PPPA.

Sementara itu, Bintang menuturkan untuk alokasi Dana Desa untuk isu perempuan dan anak ini akan berbeda setiap daerah yang bergantung pada kondisi masing-masing. Rencananya, Dana Desa untuk isu perempuan dan anak akan dialokasikan dengan persentase rentang sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setiap daerah.

Menurut dia, pemerintah tidak bisa menetapkan besaran alokasi yang sama untuk 75.000 desa di Indonesia karena akan dilihat dari situasi dan kondisi untuk kebutuhan pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak anak-anak.

"Nanti kita akan bicarakan mudah-mudahan kalau ini sudah dikawal," ujar dia.

Sebagai contoh, selama ini sudah ada alokasi untuk pengembangan UMKM di desa namun tidak diatur secara jelas peruntukan Dana Desa yang khusus untuk pelaku UMKM perempuan. Padahal mayoritas pelaku UMKM adalah perempuan sehingga akan lebih baik apabila anggaran pemberdayaannya dipilah antara pelaku UMKM laki-laki dan perempuan.

"Memang sudah ada anggaran tapi tidak dipilah antara peruntukan bagi laki-laki dan perempuan. Ini yang nanti kita bicarakan lebih intens karena ini tidak bisa kalau kami tidak bisa memperjuangkan karena keputusan terkait desa itu di Kementerian Desa," kata Bintang. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

23 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.