Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Ajak Austria Pertimbangkan Pengakuan Negara Palestina

📅 Rabu, 26 Jun 2024, 18:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Ajak Austria Pertimbangkan Pengakuan Negara Palestina Doc: ANTARA/Kemlu RI
Ket. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bertemu Menlu Austria Alexander Schallenberg dalam kunjungan ke Wina, Austria, pada Selasa (25/6)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi, menyampaikan harapan Indonesia agar Austria mempertimbangkan pengakuan terhadap negara Palestina.

"Saya sampaikan harapan Indonesia, agar Austria dapat mulai mempertimbangkan pengakuannya terhadap Palestina," kata Menlu Retno dalam keterangan tertulis Kemlu RI terkait kunjungan Menlu RI ke Wina, Austria, pada Selasa (25/6).

Menlu Retno menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri Austria, Alexander Schallenberg, bahwa Indonesia memahami posisi Austria yang masih sulit untuk saat ini. Namun, mengingat dukungan Austria terhadap penyelesaian melalui solusi dua negata, Menlu Retno menilai masalah pengakuan terhadap negara Palestina sebagai satu langkah yang menunjukkan konsistensi dukungan terhadap solusi dua negara.

Sementara itu, selain menyampaikan harapan agar Austria mengakui Negara Palestina, Menlu Retno juga menyampaikan penghargaan atas dukungan Austria terhadap Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

Austria sempat membekukan bantuan kepada UNRWA. Namun, pada 18 Mei lalu, pemerintah Austria memutuskan untuk mengaktifkan kembali pendanaan ke UNRWA dengan total anggaran sebesar 3,4 juta euro (sekitar Rp59,7 miliar) untuk 2024.

Ia menyebutkan bahwa sejak 7 Oktober 2023, Austria telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar 32 juta euro (sekitar Rp562,4 miliar) melalui Program Pangan Dunia (WFP) dan Komite Palang Merah Internasional (ICRC).

Bantuan kemanusiaan tersebut dinilai sangat penting untuk mendukung kehidupan masyarakat sipil di Gaza dan juga Tepi Barat.

"Baru-baru ini diberitakan bahwa seluruh penduduk Gaza (sekitar 2,23 juta) mengalami kerawanan pangan tingkat tinggi," kata dia.

Oleh karena itu, ia menekankan perlunya gencatan senjata segera, penghentian perang, dan upaya penyelamatan nyawa orang-orang yang tidak berdosa di Gaza.

"Sekali lagi, gencatan senjata harus segera dilakukan, perang harus dihentikan, dan kita dapat segera menyelamatkan nyawa-nyawa orang yang tidak berdosa di Gaza," ujar Menlu Retno. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.