Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Terkesan Remehkan Situasi Ekonomi Terkini

📅 Selasa, 25 Jun 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Dia pun menyoroti regulasi yang terkesan mempermudah masuknya barang impor seperti Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor. Beleid ini berdampak besar pada industri padat karya seperti industri tekstil dan produk tekstil (TPT).

Selain itu, pemerintah juga belum mampu mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah yang terus terjadi beberapa waktu terakhir. "Pelemahan nilai tukar membuat produsen harus mengeluarkan biaya besar untuk impor bahan baku dan barang modal," kata Bhima.

Ekonom Universitas Atma Jaya Yogyakarta, A Gunadi Brata mengatakan, ada banyak tantangan pelik yang dihadapi ekonomi nasional di tahun 2024. Tiga persoalan terpenting adalah inflasi yang dipicu kenaikan harga pangan di tingkat global, melambatnya pertumbuhan ekonomi Tiongkok, dan kebijakan ekonomi AS khususnya dari the Fed.

Dampak langsungnya, tambah dia, terasa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, harga barang dan jasa meningkat signifikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Pramusim: Liverpool Ta...
Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...
Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.