Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Modernisasi Pertanian Atasi Dampak Perubahan Iklim

📅 Selasa, 25 Jun 2024, 10:28 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Modernisasi Pertanian Atasi Dampak Perubahan Iklim Doc: ANTARA/MOHAMMAD AYUDHA
Ket. “SMART FARMING” | Petugas Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo memeriksa drone pertanian sebelum melakukan penyemprotan herbisida di area persawahan kawasan Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (23/5). Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo menyediakan tiga drone pertanian yang bisa dimanfaatkan secara gratis bagi petani untuk pemupukan dan pengendalian hama, sehingga menghemat waktu dan tenaga sebagai upaya mendukung program smart farming.

JAKARTA - Modernisasi pertanian menjadi cara tepat untuk mengatasi dampak perubahan iklim global seperti El Nino, musim kemarau dan masalah iklim yang mengancam ketahanan pangan nasional. Modernisasi pertanian berbasis teknologi dimaksudkan untuk meningkatkan hasil pertanian.

"Penggunaan teknologi modern tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memungkinkan petani dengan lahan terbatas dapat menghasilkan produk dengan nilai ekonomi tinggi," ujar Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian (Kementan), Fadjry Djufri, dalam dialog virtual FMB9 bertajuk Ketahanan Pangan di Tangan Petani Milenial, Senin (24/6).

Kementan berkomitmen meninggalkan pola lama yang identik dengan petani berkotor-kotor dan menggantinya melalui penggunaan teknologi. Dengan teknologi, petani masa kini tak perlu menyentuh tanah secara langsung.

Fadjry mencontohkan modernisasi pertanian diimplementasikan dalam penggunaan alat tanam modern dan mesin pemanen (combine harvester). Jika hanya menggunakan tenaga manusia harus berhari-hari, sedangkan dengan bantuan mesin pertanian hanya tuntas dua jam. Lalu, sistem hidroponik memanfaatkan lahan terbatas. Petani milenial mampu menghasilkan ratusan juta rupiah dengan memanfaatkan teknologi ini.

Kementan juga melibatkan petani milenial dan mahasiswauntuk meningkatkan produksi dan menanggulangi darurat pangan. Hal ini menunjukkan Kementan tak hanya fokus pada teknologi, melainkan juga memperhatikan aspek sumber daya manusia (SDM).

Fadjri mengatakan para petani muda dengan wawasan lebih luas dan pemahaman teknologi lebih baik diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam modernisasi pertanian Indonesia. "Kementan mendorong penggunaan teknologi agar pertanian dapat lebih efisien dan produktif. Misalnya, dengan penerapan Internet of Things (IoT) dan sistem hidroponik yang dapat dikendalikan dari jarak jauh menggunakan perangkat Android, petani tidak perlu lagi berkotor-kotor dalam proses bertani," jelasnya.

Kementan bersama para pemangku kepentingan tetap optimistis mencapai swasembada pangan, meskipun tantangan perubahan iklim dan dampak El Nino menjadi ancaman nyata di depan mata. Karena itu, menurutnya, modernisasi pertanian dengan sentuhan milenial menjadi kunci untuk mewujudkan masa depan pertanian Indonesia yang maju dan berkelanjutan.

Masalah Global

Sebaiknya Anda baca juga:

Salah satu petani milenial, Jatu, memahami ketahanan pangan bukan hanya masalah nasional, tetapi juga global. Sebagai seorang duta petani milenial, dia telah melihat bagaimana teman-teman di negara lain berjuang melawan krisis pangan.

"Kita harus bersyukur atas kemajuan regenerasi petani di Indonesia yang selangkah lebih maju dalam membantu pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional dibandingkan dengan negara lain," katanya.

Setelah menekuni dunia ini, dia pun menyadari salah satu permasalahan utama dalam sektor pertanian adalah kesenjangan informasi antara petani dan pasar. Dia lalu tergerak untuk menyelesaikan masalah ini dengan memanfaatkan kekuatan milenial dan teknologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.