Kejaksaan AS Rekomendasikan Departemen Kehakiman untuk Tuntut Boeing secara Pidana
📅 Selasa, 25 Jun 2024, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKerabat korban dua kecelakaan fatal 737 Max telah lama mengkritik perjanjian tahun 2021 tersebut, dengan alasan pejabat Departemen Kehakiman seharusnya mengadili perusahaan tersebut dan para eksekutifnya.
Pada sidang Senat bulan Juni, CEO Boeing, Dave Calhoun, mengakui kelemahan perusahaan dalam hal keselamatan dan meminta maaf kepada keluarga yang kehilangan orang yang dicintainya.
Pekan lalu, keluarga tersebut mendesak jaksa penuntut untuk meminta denda sebesar hampir 25 miliar dollar AS terhadap pembuat pesawat tersebut dan melanjutkan penuntutan pidana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!