Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aceh Besar Bertekad Jadi Lumbung Pangan Dunia

📅 Selasa, 25 Jun 2024, 01:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aceh Besar Bertekad Jadi Lumbung Pangan Dunia Doc: ANTARA/ Ampelsa
Ket. Ilustrasi - Petani mencabut benih padi untuk ditanaman pada musim tanam gadu di kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis (6/7/2023).

Banda Aceh - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bertekad untuk menjadikan kabupaten itu sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045 dengan memperkuat kolaborasi dan menjaga keberlanjutan produksi pangan bangsa.

"Kita bersyukur atas keberhasilan Kabupaten Aceh Besar dalam mempertahankan statusnya sebagai lumbung pangan nasional dan kita bertekad lebih luas lagi untuk menjadikan Kabupaten Aceh Besar sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045," kata Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto di Jantho, Senin.

Pernyataan itu disampaikan dalam pidato tertulis yang dibacakan Asisten I Setdakab Aceh Besar Farhan AP di sela-sela memperingati Hari Krida Pertanian di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, di Kota Jantho.

Ia menjelaskan lewat kolaborasi dengan semua pihak dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan menjadi salah satu modal untuk mewujudkan tekad kabupaten tersebut menjadi lumbung pangan dunia.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berkomitmen mengembangkan sektor pertanian demi mencapai ketahanan pangan nasional dan internasional di masa mendatang.

"Kami juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian, termasuk petani dan penyuluh pertanian yang telah berkontribusi besar dalam menjaga ketahanan pangan," katanya.

Menurut dia, lewat kontribusi yang diberikan oleh seluruh pemangku kepentingan untuk sektor pertanian di Kabupaten Aceh Besar memberikan dampak positif, baik dalam penyerapan tenaga kerja, produksi pangan, maupun pengendalian inflasi.

"Keberhasilan ini tentunya perlu kita dukung dan apresiasi karena semua insan pertanian telah berkontribusi nyata dalam peningkatan produksi pangan di Kabupaten Aceh Besar. Pembangunan bidang pertanian akan terus menjadi prioritas utama guna mewujudkan cita-cita tersebut," katanya.

Kabupaten Aceh Besar memiliki luas lahan seluas 25.692 hektare terdiri dari sawah tadah hujan 8.770 hektare dan irigasi 16.904 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.