Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Surabaya Lakukan Tes Darah untuk Deteksi Gangguan Tumbuh Kembang Bayi

📅 Senin, 24 Jun 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Surabaya Lakukan Tes Darah untuk Deteksi Gangguan Tumbuh Kembang Bayi Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya
Ket. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina ditemui di Gedung Eks Humas pemkot setempat beberapa waktu lalu.

Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan tes darah pada bayi atau yang sering dikenal sebagai skrining hipotiroid kongenital (SHK) sebagai upaya deteksi dini gangguan tumbuh kembang anak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina dalam keterangannya di Surabaya, Minggu, mengatakan tes tersebut dilakukan terhadap bayi yang berusia 48 hingga 72 jam setelah dilahirkan dengan mengambil sampel darah dari tumit.

"Kami melaksanakan tes darah yang diharapkan bisa mendeteksi gangguan tumbuh kembang pada bayi," kata dia.

Nanik menyebut sampel darah tersebut diteliti untuk mengetahui kondisi hormon tiroid pada tubuh bayi. Dinkes setempat menggandeng sejumlah rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

"Bila terdeteksi ada kelainan, intervensi dapat dilakukan lebih dini sehingga gangguan dapat diminimalisasi," ujarnya.

Lebih lanjut Nanik menjelaskan pelaksanaan deteksi dini juga bagian implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) dari Pemkot Surabaya.

ILP berfokus pada tiga hal, yakni pemantauan wilayah setempat, mendekatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat, dan menyediakan layanan kesehatan sesuai siklus hidup.

Salah satu konsentrasinya terhadap anak sehingga seluruh pelayanan kesehatan memperhatikan sisi emosional.

"Layanan kesehatan di Kota Surabaya juga berupaya mengedukasi masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat untuk optimalisasi tumbuh kembang anak," ucapnya.

Kemudian upaya tindak lanjut integrasi juga melalui pengaktifan kembali Puskesmas Pembantu (Pustu) di setiap kelurahan.

Pemkot, kata dia, punya komitmen bahwa setiap proses deteksi dini harus dilakukan cepat sehingga pola penanganan bisa segera diberikan.

"Pustu ini membina Posyandu Keluarga yang melayani skrining untuk anak-anak hingga lansia. Prinsipnya tidak menunggu sakit baru berobat," ujarnya.

Terpisah, Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur Isa Ansori mengatakan deteksi dini pada persoalan tumbuh kembang menegaskan komitmen Surabaya sebagai Kota Layak Anak.

Dia berharap Wali Kota Eri Cahyadi dapat menyampaikan komitmen ini kepada Pemerintah Pusat dan negara-negara dunia sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional 2024.

"Surabaya siap menjadi bagian dari kota-kota di dunia yang peduli pada persoalan anak-anak," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.