Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kajati Ponco Dukung Percepatan Penurunan Angka Stunting di Jateng

📅 Minggu, 23 Jun 2024, 20:09 WIB | Oleh:
Kajati Ponco Dukung Percepatan Penurunan Angka Stunting di Jateng Doc: Koran Jakarta/Henri Pelupessy
Ket. Kepala Kejaksaan Jateng Ponco Hartanto.

SEMARANG - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah (Jateng) Ponco Hartanto, tegas mendukung langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif signifikan terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat, terutama anak-anak.

Penurunan angka stunting merupakan salah satu prioritas utama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pihaknya meyakini,dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan target penurunan angka stunting di Jateng dapat tercapai dengan lebih efektif dan efisien.

"Sinergi dengan berbagai pihak untuk mengatasi masalah stunting sangat penting, penurunan angka stunting akan berdampak langsung pada kualitas hidup dan perkembangan jangka panjang individu serta masyarakat secara keseluruhan," ujar Kajati Ponco saat mengikuti acara Family Fun Walk dalam rangkaian peringatan Harganas ke-31 tingkat Provinsi Jawa Tengah, di Kota Semarang, Minggu (23/6).

Menurutnya, penurunan angka stunting merupakan langkah krusial dalam membangun bangsa yang lebih kuat, lebih sehat, dan lebih berdaya.

Sehingga membutuhkan kolaborasi yang erat semua pihak, untuk menciptakan perubahan yang signifikan, dalam meningkatkan status gizi anak-anak dan memastikan mereka tumbuh menjadi generasi yang lebih baik.

Sebelumnya, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana mengatakan, peringatan Harganas ke-31 menjadi momentum mempercepat penurunan angka stunting (tengkes) di wilayahnya.

"Kami harapkan lewat Harganas ini sosialiasi bebas stunting dan upaya penurunan angka stunting terus dilakukan. Kita harus bahu-membahu bersama," kata dia.

Pemprov Jateng bersama BKKBN dan instansi terkait lainnya seperti TNI-Polri, serta dibantu oleh elemen masyarakat bahu-membahu dalam pencegahan dan penanganan tengkes. Sebab, angka tengkes di Jawa Tengah saat ini masih 20,8%.

Melalui kegiatan Harganas 2024, diharapkan dapat menjadi momentum untuk melihat kembali pentingnya peran keluarga, dalam membentuk karakter bangsa atau generasi muda. Sesuai tema besar Harganas ke-31 yakni Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas.

Dengan dukungan dan kerjasama berbagai instansi, diharapkan angka stunting di Jawa Tengah dapat mengalami penurunan signifikan, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

47 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.