Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kader Posyandu di Biak Aktif Ikut Mencegah Stunting

📅 Minggu, 23 Jun 2024, 17:24 WIB | Oleh:
Kader Posyandu di Biak Aktif Ikut Mencegah Stunting Doc: ANTARA/Muhsidin
Ket. Pemeriksaan kesehatan dan pengukuran terhadap anak dan balita di Posyandu Anggraisi Mokmer Distrik Biak Kota dipimpin Maricece Rumbiak.

BIAK - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor Papua melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mengatakan, kader Posyandu di berbagai kampung daerahnya sangat aktif melakukan layanan pemeriksaan kesehatan bagi anak balita, dalam rangka mencegah stunting dan pemberianimunisasi polio.

"Setiap Posyandu rutin setiap bulan menyediakan layanan kesehatan dan pemberian makanan tambahan asupan gizi bagi anak sebagai tindakan dini mencegah stunting," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Biak Rachmat Parlindungan di Biak, Minggu.

Ia menjelaskan, layanan pemberian asupan gizi anak di kampung itu dengan menyediakan pangan lokal untuk pencegahan stunting.

Diakuinya, mencegah stunting adalah program strategis pemerintah daerah dilakukan bersama-sama melalui delapan aksi konvergensi.

Dari hasil rembuk stunting, lanjut dia, semua organisasi perangkat daerah, BUMN/BUMD, lembaga keagamaan, dewan adat, organisasi non pemerintah, kader Posyandu hingga satuan TNI/Polri harus berperan aktif ikut mencegah stunting.

"Kami berharap para orang tua untuk rutin membawa anak balita ke Posyandu guna mencegah stunting," katanya.

Dia menjelaskan, pada 2024 terdapat 24 ribu lebih balita untuk mendapatkan asupan gizi dan pemeriksaan Kesehatan di Posyandu.

Salah satu Kader Posyandu Anggraisi Distrik Biak Kota Frida Wombrisau mengaku, layanan Posyandu setiap bulan melakukan pemeriksaan kesehatan balita serta pemberitaan makanan.

Frida menyebut, pemeriksaan kesehatan balita dan anak pada bulan Juni di Posyandu Anggraisi sebanyak 39 balita dan anak.

"Pemeriksaan kesehatan anak di Posyandu Anggraisi dilakukan rutin satu bulan sekali dengan melibatkan Puskesmas Paray. Ya, inilah komitmen kader Posyandu untuk mengatasi stunting anak," ujarnya.

Berdasarkan data kasus stunting anak di Biak Numfor pada 2023 sebesar 6,11 persen atau sekitar 485 anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.