Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus di Demak Jadi Alarm, Pemerintah Perketat Program Makan Bergizi Gratis

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasus di Demak Jadi Alarm, Pemerintah Perketat Program Makan Bergizi Gratis Doc: Antara
Ket. Seorang anak balita menerima MBG di Lebak, Banten, pada Kamis (30/4).

Lebak, Banten - Pemerintah terus memperkuat sistem pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) untuk mencegah keracunan pangan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji untuk merespons insiden keamanan pangan di Demak, Jawa Tengah, yang menyebabkan beberapa penerima sasaran 3B mengalami gangguan kesehatan.

"Penanganan korban (ibu hamil dan balita) sudah dilakukan. Sistem pengawasan juga terus diperketat, termasuk respons cepat terhadap kejadian," katanya dalam kunjungan ke Lebak, Banten, Kamis (30/4).

Ia menegaskan, pemerintah juga terus bersikap tegas kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melanggar standar operasional prosedur (SOP).

"Kalau terbukti melanggar, maka akan ada penutupan sementara fasilitas distribusi jika ditemukan masalah. Oleh karena itu, pemerintah terus mengendalikan kualitas makanan dengan lebih ketat," ucap Wihaji.

Namun demikian, Wihaji menjelaskan bahwa kasus kematian yang terjadi sebelumnya pada seorang balita, bukan disebabkan oleh makanan MBG, melainkan karena kondisi kesehatan sebelumnya.

"Program MBG 3B merupakan program prioritas nasional yang berfokus pada peningkatan gizi kelompok rentan, dengan pendekatan kolaboratif dan perhatian khusus pada wilayah serta komunitas yang belum terjangkau," demikian Wihaji.

Kemendukbangga/BKKBN juga telah mengerahkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang jumlahnya mencapai sekitar 597.287 tim di seluruh Indonesia, dengan salah satu tugas tambahan mendistribusikan program MBG 3B.

TPK juga mendapatkan insentif sebesar Rp1.000 per ompreng yang dibagikan kepada penerima manfaat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Bandung Heritage Gelar Ajan...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Tegaskan S...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.