Perhutanan Sosial: Evolusi Upaya Negara Mewujudkan Keadilan Pengelolaan Lahan untuk Masyarakat
📅 Jumat, 21 Jun 2024, 00:03 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoPada aspek ekonomi, perhutanan sosial telah memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat. Nilai transaksi ekonomi KUPS pada tahun 2023 yang tercatat melalui sistem informasi GoKUPS mencapai 1,13 triliun rupiah atau sekitar 102,7% dari target yang ditetapkan sebesar 1 triliun rupiah. Pada tahun 2024 ini target nilai ekonomi tersebut semakin ditingkatkan menjadi sebesar 1,5 triliun rupiah.
Peningkatan ekonomi masyarakat kelompok perhutanan sosial juga berdampak pada desa dan skala regional, ditandai dengan adanya peningkatan Indeks Desa Mandiri (IDM) pada desa-desa yang ada persetujuan perhutanan sosial. IDM yang terpantau sejak tahun 2016 sampai dengan 2023, menunjukkan adanya peningkatan status dari sangat tertinggal pada 2.193 desa dan di tahun 2023 berkurang menjadi 189 desa. Untuk desa mandiri, dari 33 desa di tahun 2016, meningkat menjadi sebanyak 1.803 desa.
Beberapa kajian dampak perhutanan sosial juga telah dilakukan, antara lain oleh tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Lampung, IPB, dan kajian oleh Katadata secara nasional. Kajian-kajian dampak tersebut, telah menunjukkan dampak nyata perhutanan sosial baik aspek ekonomi, ekologi dan sosial, seperti peningkatan pendapatan, penyerapan tenaga kerja dan peningkatan tutupan lahan.
"Untuk capaian itu semua, saya atas nama pemerintah menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sangat tinggi kepada semua pelaku khususnya di tingkat tapak, seluruh masyarakat dan para aktivis pendamping," ungkap Menteri Siti.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui workshop sinergi perhutanan sosial ini, Menteri Siti mengatakan saatnya diteguhkan komitmen dan bergandengan tangan untuk bersama-sama mendorong peningkatan kualitas perhutanan sosial untuk kemakmuran ekonomi dan kelestarian lingkungan, menjaga hutan sebagai warisan yang tak ternilai bagi generasi masa depan. Mari bersama-sama terus melangkah, menjaga hutan, menjaga bumi, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi semua.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!