Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apple Hentikan Layanan Apple Pay Later

📅 Rabu, 19 Jun 2024, 08:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apple Hentikan Layanan Apple Pay Later Doc: ANTARA/Shutterstocks
Ket. Seorang pria menggunakan Apple Pay untuk membayar transportasi umum.

JAKARTA - Apple telah mengumumkan bahwa mereka tidak lagi menawarkan Apple Pay Later, layanan "beli sekarang, bayar nanti" yang diluncurkan di Amerika Serikat tahun lalu.

Perubahan tersebut telah berlaku dan bagi pengguna yang sudah memiliki pinjaman Apple Pay Later masih dapat mengelolanya melalui aplikasi Wallet.

Sebagai gantinya, Apple fokus pada fitur-fitur baru yang akan diluncurkan secara global untuk Apple Pay akhir tahun ini, termasuk kemampuan mengakses penawaran pinjaman cicilan dari kartu kredit atau debit yang memenuhi syarat, serta Affirm.

Apple mengumumkan berita ini dalam sebuah pernyataan kepada 9to5Mac. Apple mengatakan bahwa mulai akhir tahun ini, pengguna di seluruh dunia akan dapat mengakses pinjaman cicilan yang ditawarkan melalui kartu kredit dan debit, serta pemberi pinjaman, saat melakukan pembayaran dengan Apple Pay.

"Dengan diperkenalkannya penawaran pinjaman cicilan global yang baru ini, kami tidak lagi menawarkan Apple Pay Later di AS," kata Apple.

"Fokus kami terus pada memberikan pengguna akses ke opsi pembayaran yang mudah, aman, dan pribadi dengan Apple Pay, dan solusi ini akan memungkinkan kami untuk membawa pembayaran fleksibel ke lebih banyak pengguna, di lebih banyak tempat di seluruh dunia, dalam kolaborasi dengan bank dan pemberi pinjaman yang mendukung Apple Pay," tambah pernyataan tersebut.

Apple menyatakan bahwa pengguna yang memiliki pinjaman aktif melalui Apple Pay Later masih dapat mengelola dan membayar pinjaman mereka menggunakan aplikasi Apple Wallet.

Setelah diumumkan di WWDC 2022, pratinjau Apple Pay Later diluncurkan di Amerika Serikat pada Maret 2023, diikuti dengan ketersediaan umum di AS pada Oktober.

Layanan ini menawarkan pinjaman "beli sekarang, bayar nanti" langsung melalui pengalaman pembayaran Apple Pay. Platform ini memungkinkan pengguna untuk mengajukan pinjaman mulai dari 50 dolar AS hingga 1.000 dolar AS dan membagi pembelian tersebut menjadi empat pembayaran yang sama selama enam minggu, tanpa biaya atau bunga.

Apple menekankan dalam pernyataannya bahwa fokus mereka adalah pada fitur pinjaman cicilan baru yang akan datang ke Apple Pay akhir tahun ini. Fitur-fitur ini akan tersedia di beberapa negara di seluruh dunia.

Sementara itu, Apple Pay Later hanya pernah tersedia di Amerika Serikat. Demikian dikutip dari 9to5Mac, Senin (17/6).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Otomotif
Era Mobil Hidrogen Dimulai,...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Mas...

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.