Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tips Mengolah Daging Kambing Agar Tak Bau 'Prengus'

📅 Minggu, 16 Jun 2024, 10:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tips Mengolah Daging Kambing Agar Tak Bau 'Prengus' Doc: ANTARA/Didik Suhartono
Ket. Arsip Foto - Pekerja memotong daging hewan kurban milik warga di Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya, Jawa Timur.

JAKARTA - Daging kambing terkenal dengan ciri khas baunya yang mungkin membuat sebagian orang tak menyukai hidangan daging yang satu ini.

Menurut buku "Masakan Kambing Istimewa" yang ditulis oleh Apri Buleng dan Tim Dapur Demedia(2016), dikutip Kamis, daging kambing memang memiliki aroma yang kurang sedap atau biasa disebut prengus.

Namun, tak semua daging kambing memiliki bau prengus yang kuat. Beberapa hal yang mempengaruhi aroma daging kambing adalah umur kambing, lemak, dan darah kambing.

Semakin tua kambing, maka dagingnya pun akan semakin berbau. Itu sebabnya daging yang disembelih saat usianya di bawah 5 bulan memiliki bau prengus yang tak terlalu menyengat.

Kendati demikian, terdapat kiat-kiat memasak yang dapat mengurangi bau prengus pada daging kambing. Berikut empattips yang bisa dicoba supaya masakan kambing Idul Adhatidak bau prengus.

1. Singkirkan lemak kambing

Lemak kambing mempengaruhi aroma daging kambing yang dimasak. Untuk mengurangi bau, iris dan singkirkan lemak kambing dari dagingnya.

Menghilangkan lemak daging kambing mudah dikerjakan jika sebelumnya daging tersebut dibekukan dalam freezer terlebih dulu. Dengan demikian, lemak kambing akan menjadi lebih padat sehingga lebih mudah disingkirkan.

2. Baluri daging dengan garam

Darah yang melekat pada daging juga mempengaruhi aroma daging saat dimasak. Oleh sebab itu, sebaiknya sebelum dimasak, remas-remas dahulu daging tersebut dengan garam.

Cara lainnya adalah baluri daging kambing dengan larutan air, garam, dan cuka masak. Setelah didiamkan, daging kambing bisa diolah.

3. Merebus daging

Merebus daging juga bisa menjadi metode untuk menghilangkan bauprenguspada daging kambing. Rebuslah dengan campuran asam jawa atau cuka masak sebelum mengolah daging tersebut.

4. Gunakan cabai atau lada

Daging kambing bisa diolah menjadi hidangan yang pedas untuk menyamarkan baruprengus. Penggunaan lada atau cabai yang cukup banyak bisa memberikan rasa pedas yang mampu mengalihkan perhatian dari aroma daging kambing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...

Anggaran Dipangkas, Gerak BNPB Terbatas

12 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Anggaran Dipangkas, Gerak B...
Megapolitan
Gubernur DKI: PJJ Jakarta B...
Advertisement
Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.