Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebijakan Tiongkok Dapat Ganggu Hubungan AS dengan Negara Lain

📅 Sabtu, 15 Jun 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Kebijakan Tiongkok Dapat Ganggu Hubungan AS dengan Negara Lain Doc: DREW ANGERER/AFP
Ket. Menteri Keuangan AS, Janet Yellen

ISTANBUL - Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS), Janet Yellen, mengatakan kebijakan perdagangan Tiongkok mungkin "secara signifikan" mengganggu upaya Washington untuk membangun hubungan ekonomi yang sehat dengan negara-negara lain.

"Saya sangat prihatin dengan ketidakseimbangan makroekonomi yang berkepanjangan di Tiongkok," kata Yellen, pada Kamis (13/6).

Seperti dikutip dari Antara, Yellen menuturkan Tiongkok merupakan negara yang unik di tingkat global dengan tingkat tabungan yang termasuk sangat tinggi, mencapai 45 hingga 50 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) selama kurang lebih 20 tahun.

Angka tersebut kira-kira dua kali lipat dari rata-rata Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Penghematan yang tinggi, katanya, mencerminkan kurangnya permintaan konsumsi dalam negeri dan risiko yang menyebabkan peningkatan surplus eksternal Tiongkok.

Yellen mengatakan Tiongkok saat ini mengarahkan sebagian besar tabungannya ke bidang manufaktur dengan tingkat investasi yang sangat tinggi di industri-industri tertentu yang menyebabkan kelebihan kapasitas.

Dia mencatat Tiongkok menyumbang 30 persen dari hasil produksi manufaktur dunia, serta Tiongkok tidak dapat dengan cepat meningkatkan jumlah tersebut tanpa menyebabkan perpindahan global.

"Tiongkok tidak dapat berasumsi bahwa negara-negara lain akan dengan cepat menyerap kelebihan produksi dalam jumlah besar sehingga merugikan industri dalam negeri di negara lain," tutur Yellen.

Mengancam Pekerja AS

Yellen berargumen kelebihan kapasitas di Tiongkok tersebut mengancam perusahaan dan pekerja Amerika Serikat, berisiko membuat rantai pasokan mereka terlalu terkonsentrasi secara artifisial, dan menambah kekhawatiran keamanan dan ekonomi bagi Amerika Serikat.

Argumen tersebut sebagaimana kejadian di masa di mana kelebihan kapasitas dapat menghancurkan bisnis di dalam negeri. "Kini kami melihat risiko hal tersebut terulang kembali, di industri-industri utama yang penting bagi pertumbuhan jangka panjang kami, seperti kendaraan listrik, baterai litium-ion, dan tenaga surya, tetapi juga di berbagai industri manufaktur," jelas Yellen.

Menurut Yellen, Amerika Serikat dan Tiongkok mewakili 40 persen gabungan output global dan memiliki dua sistem keuangan terbesar di dunia.

Dia mencatat Tiongkok mewakili pasar yang sangat besar bagi produsen dan perusahaan Amerika Serikat dengan mendukung lebih dari 700.000 lapangan kerja di Amerika Serikat.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tiongkok, pada Kamis (13/6), menyebutkan negara itu jika diperlukan akan mengajukan gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) terkait rencana Uni Eropa (UE) untuk memberlakukan bea masuk sementara terhadap impor kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dari Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.