Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inggris Tingkatkan Pencapaiannya dengan Senjata Laser Militer Canggih

📅 Sabtu, 15 Jun 2024, 09:30 WIB | Oleh:
Inggris Tingkatkan Pencapaiannya dengan Senjata Laser Militer Canggih Doc: GOV.UK
Ket. Laser "DragonFire"

Angkatan Bersenjata Inggris telah mencapai pencapaian berikutnya dengan sebuah senjata laser militer yang dapat mengurangi penggunaan amunisi sehingga dapat mencapai anggaran yang lebih efisien.

Sistem senjata berenergi langsung Inggris, DragonFire telah menjalani masa uji cobanya di MOD Hebrides Range dan mencapai tembakan pertamanya yang kuat terhadap target udara. Meskipun jangkauan DragonFire diklasifikasikan, senjata ini dapat bekerja dengan melihat langsung target, bukan melalui sensor atau bantuan infra-merah.

Dari hasil uji coba penembakan DragonFire pertama, Militer Inggris menyimpulkan bahwa akurasi yang dimiliki DragonFire ini sangatlah tinggi dan tidak memerlukan biaya jangka panjang yang besar.

DragonFire memiliki akurasi yang sangat tinggi karena menggunakan teknologi laser yang memungkinkan untuk mengunci dan mengenai target dengan tepat dan presisi. Maka dari itu, teknologi laser dari DragonFire dapat menghasilkan cahaya sinar panas yang fokus dan stabil sehingga dapat menembus target dengan akurasi yang tinggi.

Dari segi anggaran, DragonFire sangatlah menguntungkan Angkatan Bersenjata Inggris. Biaya jangka panjang yang rendah menjadi alasan utama bagi Inggris. Dalam penggunaannya, DragonFire tidak memerlukan amunisi fisik yang harus dibeli, disimpan, dan dijaga, melainkan dari pemanfaatan energi listrik yang diubah menjadi energi panas.

Sebagai tambahan, persenjataan laser dari Inggris ini juga tidak memerlukan energi yang besar seperti misil, rudal, dan senjata konvensional lainnya. Biaya perawatan dari DragonFire ini juga tidaklah besar karena tidak diperlukannya perawatan yang rumit.

Senjata laser berenergi langsung ini dapat mengenai target dengan kecepatan cahaya sehingga dapat menimbulkan dampak kegagalan struktural atau hasil yang lebih parah jika mengenai hulu ledaknya.

Teknologi DragonFire ini dipimpin oleh organisasi yang beroperasi di bawah Kementerian Pertahanan Inggris yang memainkan peran penting dalam pengembangan dan penelitian teknologi militer, yaitu Defence Science and Technology (Dstl).

Tidak sendiri, Dstl juga menggaet tiga perusahaan persenjataan seperti MBDA, Leonardo, dan QinetiQ dalam operasi DragonFire. Kemitraan dengan industri ini sangatlah menghasilkan kemajuan positif bagi Angkatan Bersenjata Inggris.

Melansir dari GOV.UK (12/6), Menteri Pertahanan Inggris, Grant Shapp menjelaskan bahwa DragonFire dapat merevolusi medan perang dengan biayanya yang tidak banyak sambil mengurangi risiko kerusakan kolateral.

"Investasi dengan mitra industri dalam teknologi canggih seperti DragonFire sangat penting di dunia dan sangat diperebutkan. Hal ini membantu kami mempertahankan keunggulan dalam pertempuran dan menjaga negara agar tetap aman," tambahnya.

Berdasarkan penelitian, Kementerian Pertahanan Inggris juga mengumumkan niatnya untuk mendanai program multi-juta pound untuk mengaplikasikan teknologi dari penelitian ke medan perang.

Sistem senjata berbasis laser, DragonFire ini merupakan hasil investasi sebesar 100 juta Poundsterling oleh Kementerian Pertahanan Inggris dan Industri.

Pertahanan Inggris akan terus berinvestasi dalam perkembangan teknologi dan mempercepat rencananya untuk memajukan sistem pertahanan Angkatan Bersenjata Inggris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.