Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ABB-MASKEEI Dukung Efisiensi Energi untuk Dekarbonisasi Indonesia

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 13:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
ABB-MASKEEI Dukung Efisiensi Energi untuk Dekarbonisasi Indonesia Doc: ANTARA/Arnas Padda
Ket. Pekerja melakukan bongkar muat semen di Pelabuhan Rakyat Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/6/2024). Kementerian Perindustrian mulai menyusun peta jalan dekarbonisasi industri semen.

JAKARTA - Perusahaan teknologi elektrifikasi PT ABB Sakti Indonesia berkolaborasi dengan Masyarakat Konservasi dan Efisiensi Energi Indonesia (Maskeei) dalam sebuah konferensi nasional untuk mempercepat pertumbuhan energi efisiensi sebagai upaya dekarbonisasi di Indonesia.

"Terdapat kebutuhan yang mendesak untuk menerapkan terobosan baru dalam rangka menindaklanjuti dan mendorong peningkatan kualitas efisiensi energi," ujar Ketua Maskeei RM Soedjono Respati dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (14/6).

Berdasarkan paparan Soedjono, terobosan tersebut termasuk insentif pengadaan peralatan, teknologi efisiensi energi, standardisasi peralatan (SKEM), sertifikasi, serta kebutuhan untuk meningkatkan penelitian dan inovasi yang dilakukan lembaga penelitian nasional dan para pelaku industri manufaktur.

Konferensi nasional itu menyoroti pentingnya mengintegrasikan langkah-langkah strategis ke dalam kebijakan energi dan perubahan iklim yang lebih komprehensif dan efektif untuk mencapai target nol emisi, serta membahas lebih lanjut rencana relokasi ibu kota Indonesia dari Jakarta ke IKN dan pengaruhnya terhadap target komitmen iklim Indonesia.

"Hasil penelitian panjang dan pengembangan yang dilakukan secara bertahun-tahun telah memunculkan langkah-langkah dan teknologi efisiensi energi yang dapat diterapkan secara cepat untuk mengurangi konsumsi energi," kata Vice President Head of Motion ABB di Indonesia Chen Kang Tan.

Teknologi ini, tutur dia melanjutkan, tidak hanya telah tersedia, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi berbagai sektor dengan cara membantu menurunkan kebutuhan energi, menghemat biaya, dan meningkatkan keandalan energi.

Ia mengatakan bahwa penggunaan listrik secara global dapat dikurangi hingga 10 persen, jika lebih dari 300 juta sistem penggerak motor listrik industri yang ada diganti dengan mesin-mesin yang dapat bekerja secara efisien dan optimal.

"Teknologi-teknologi ini merupakan kunci utama bagi Indonesia untuk mencapai target iklim dan pengurangan emisi karbonnya dalam 10 tahun mendatang," kata Chen Kang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.