Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WHO Menyalahkan Empat Jenis Industri Makanan Atas 2,7 juta Kematian per Tahun di Eropa

📅 Kamis, 13 Jun 2024, 00:02 WIB | Oleh:
WHO Menyalahkan Empat Jenis Industri Makanan Atas 2,7 juta Kematian per Tahun di Eropa Doc: istimewa
Ket. Hampir 60 persen orang dewasa di Eropa mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, kata WHO. Mereka mendesak penegakan aturan dalam memasarkan produk yang tidak sehat.

KOPENHAGEN - Organisasi Kesehatan Dunia atauWorld Health Organisation(WHO) pada Rabu (12/6), menyalahkan empat industri besar yaitu tembakau, makanan ultra-olahan, bahan bakar fosil, dan alkohol - atas 2,7 juta kematian per tahun di Eropa, dan menuduh mereka menghalangi kebijakan publik yang dapat merugikan keuntungan mereka.

"Empat industri ini membunuh sedikitnya 7.000 orang di wilayah kita setiap hari", kata Hans Kluge, direktur WHO wilayah Eropa yang terdiri dari 53 negara, termasuk Asia Tengah, dalam sebuah pernyataan.

"Konsolidasi sektor-sektor industri ini menjadi sejumlah kecil perusahaan multinasional telah memungkinkan mereka untuk mempunyai kekuasaan yang signifikan atas konteks politik dan hukum di mana mereka beroperasi, dan untuk menghalangi peraturan kepentingan publik yang dapat berdampak pada margin keuntungan mereka," kata WHO..

Dikutip dari The Straits Times, taktik industri ini termasuk mengeksploitasi kelompok rentan melalui strategi pemasaran yang ditargetkan, menyesatkan konsumen, dan membuat klaim palsu tentang manfaat produk atau kredibilitas lingkungan mereka, menurut laporan tersebut.

"Taktik ini mengancam kemajuan kesehatan masyarakat pada abad yang lalu dan menghalangi negara-negara mencapai target kesehatan mereka," tambahnya.

Menurut WHO, lobi industri menghambat upaya untuk mengatasi penyakit tidak menular seperti penyakit kardiovaskular, kanker dan diabetes. Hampir 60 persen orang dewasa dan sepertiga anak-anak di Eropa mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Data terbaru pada tahun 2017 menunjukkan bahwa satu dari lima kematian yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskular dan kanker di Eropa disebabkan oleh kebiasaan makan yang tidak sehat.

WHO mendesak negara-negara untuk melawan dengan menerapkan peraturan yang lebih kuat mengenai pemasaran produk yang tidak sehat, praktik monopoli, dan lobi.

"Manusia harus selalu diutamakan sebelum keuntungan," kata Kluge.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.