Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Saham Asia Melemah Menjelang Data Inflasi AS dan The Fed

📅 Rabu, 12 Jun 2024, 00:04 WIB | Oleh:
Pasar Saham Asia Melemah Menjelang Data Inflasi AS dan The Fed Doc: istimewa
Ket. Euro berada di bawah tekanan karena ketidakpastian politik setelah partai sayap kanan menunjukkan dukungan yang kuat dalam jajak pendapat Uni Eropa dan seruan pemungutan suara parlemen secepatnya di Prancis.

KOPENHAGEN - Sebagian besar pasar saham Asia pada hari Selasa (11/6), melemah karena para investor menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve dan data inflasi Amerika Serikat, sementara euro kesulitan untuk pulih dari aksi jual yang dipicu oleh ketidakpastian politik di Eropa.

Setelah kinerja yang optimistis pada minggu lalu yang didorong oleh tanda-tanda pelonggaran di pasar tenaga kerja dan perekonomian, laporan perkiraan pekerjaan non-pertanian pada hari Jumat memberikan sejumlah kenyataan suku bunga mungkin akan tetap tinggi untuk beberapa waktu.

Dikutip daro Yahoo News, spekulasi telah beredar mengenai berapa banyak, jika ada, pemotongan yang akan dilakukan oleh The Fed tahun ini, dengan beberapa pejabat memperingatkan bahwa mereka enggan untuk mengambil tindakan terlalu cepat karena takut akan memulihkan inflasi, yang masih berada di atas target.

Fokus saat ini tertuju pada kesimpulan pertemuan kebijakan terbaru pada hari Rabu dan rilis indeks harga konsumen bulan Mei, yang turun pada bulan April setelah tiga kali berturut-turut berada di atas perkiraan.

Meskipun para pengambil keputusan diharapkan untuk mempertahankan biaya pinjaman, perhatian utama mereka adalah apa yang mereka sebut perkiraan "dot plot" untuk suku bunga selama beberapa bulan mendatang.

Para pedagang memulai tahun ini dengan memperkirakan sebanyak enam pemotongan, namun mereka telah menguranginya sejak saat itu, dan sekarang perkiraan yang paling optimis adalah sebanyak tiga pemotongan, bahkan ada yang memperkirakan nol.

"Sementara inflasi bulan April lebih lemah dari perkiraan, membuka jalan bagi penurunan suku bunga sekali lagi setelah tekanan awal, kami berpendapat bahwa data satu bulan tidak merupakan tren," kata Charu Chanana dari Saxo Bank.

"Hal ini membuat angka inflasi bulan Mei tidak terlalu diperhatikan, untuk memastikan bahwa disinflasi sedang berlangsung dan memberikan kepercayaan kepada The Fed untuk menurunkan suku bunga tahun ini," tambahnya.

Ketiga indeks utama di Wall Street melonjak lebih tinggi pada hari Senin, dengan S&P 500 dan Nasdaq kembali mencetak rekor.

Namun investor Asia pada hari Selasa mersa kurang yakin, setelah kinerja yang lemah sehari sebelumnya dalam perdagangan yang sepi karena hari libur.

Hong Kong, Shanghai, dan Sydney semuanya tenggelam setelah kembali dari libur akhir pekan yang panjang, sementara Singapura, Taipei, Manila dan Jakarta juga melemah.

Namun, Tokyo, Seoul, Bangkok dan Mumbai semuanya naik tipis.

Para pedagang tampaknya tidak tergerak oleh seruan baru dari pihak berwenang Tiongkok untuk berupaya mengurangi stok perumahan di negara tersebut ketika mereka berjuang untuk mendukung sektor properti yang terlilit hutang secara besar-besaran.

Sementara itu, pengadilan Hong Kong memerintahkan likuidasi pengembang Tiongkok Dexin pada hari Selasa, Bloomberg News melaporkan, menjadikannya perusahaan terbaru yang terkena perintah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.