Pasar Saham Asia Melemah Menjelang Data Inflasi AS dan The Fed
📅 Rabu, 12 Jun 2024, 00:04 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SEuro masih berada di bawah tekanan terhadap mata uang lainnya karena meningkatnya ketidakpastian politik setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan pemilihan parlemen cepat sebagai reaksi terhadap penampilan kuat kelompok sayap kanan negara itu dalam pemilihan umum Uni Eropa.
Langkah ini menyusul pukulan telak bagi kelompok sentris dalam jajak pendapat, dengan kelompok sayap kanan di Spanyol, Jerman, Belanda, Italia dan Austria juga menunjukkan kinerja yang baik.
Pasar saham di Paris dan Frankfurt menguat setelah melemah pada Senin, sementara London juga menguat.
Minyak merosot setelah reli pada hari Senin, yang terjadi karena para pedagang menunggu rilis laporan OPEC yang akan menguraikan perkiraan permintaannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kenaikan tersebut menyusul anjloknya harga komoditas baru-baru ini yang dipicu oleh pengumuman dari OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) dan produsen lain bahwa mereka akan mulai membatalkan pemotongan yang dilakukan baru-baru ini.
Kerugian ini membuat para pejabat di kelompok tersebut meyakinkan pasar bahwa mereka masih akan berubah pikiran jika keadaan menentukan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!