Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Sekali, BPBD Kalsel: 19.241 Jiwa Terdampak Banjir di Tanah Bumbu

📅 Senin, 10 Jun 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, BPBD Kalsel: 19.241 Jiwa Terdampak Banjir di Tanah Bumbu Doc: ANTARA/HO-BPBD Kalsel
Ket. Tim gabungan berpatroli ke sejumlah desa untuk memantau ketinggian debit air banjir di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (9/6/2024).

Banjarbaru - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) melaporkan lebih dari 5.000 kepala keluarga (KK) yang meliputi 19.241 jiwa warga terdampak bencana banjir pada delapan kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu.

"Hasil peninjauan di lapangan hingga hari kelima banjir, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kalsel dan tim gabungan telah menyalurkan bantuan dari berbagai unsur," kata Kepala BPBD Kalsel Raden Surya Fadliansyah di Banjarbaru, Minggu malam.

Ia menyebutkan dari 19.241 jiwa korban terdampak banjir yang ada di delapan kecamatan, di antaranya tersebar di 39 desa.

"Pantauan tim di lapangan hingga Minggu malam, tingkat ketinggian genangan air mulai surut di sejumlah kecamatan," ujarnya.

Terpantau banjir mulai surut di Kecamatan Karang Bintang, Kuranji, Batulicin, Sungai Loban, Kusan Hulu, Teluk Kepayang, dan Kecamatan Satui.

Surya mengungkapkan Tim TRC BPBD Kalsel dan sejumlah tim gabungan, sementara memfokuskan penanganan di Kecamatan Kusan Tengah karena terdapat tiga desa dengan debit air yang masih cukup tinggi, yakni di Desa Karya Bakti, Tanjung Serang, dan Salimuran.

Tim menyusun rencana operasi, kemudian melakukan observasi di lokasi setiap desa yang diakses menggunakan perahu, lalu pendistribusian bantuan ke lokasi banjir dibantu oleh YBMPLN Kalimantan dan KSOP.

"Selama pemantauan di lokasi banjir, tim gabungan memberikan pengetahuan kepada warga tentang antisipasi hewan melata khususnya pengungsi di Desa Salimuran," ujarnya lagi.

Surya meminta tim di lapangan untuk terus memberikan informasi terbaru peringatan dini cuaca kepada masyarakat jika ada potensi banjir susulan.

Menurut dia, apabila hujan turun di bagian hulu maka ada kemungkinan debit air meningkat di wilayah Kecamatan Kusan Tengah.

"Tim gabungan saat ini ada di Kecamatan Pagatan sambil memantau kondisi ketinggian air di setiap kecamatan yang terdampak," tutur Surya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.