Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menyusuri Jejak Peradaban Sungai Citarum dari Hulu ke Hilir sebagai Urat Nadi Kehidupan

📅 Minggu, 09 Jun 2024, 17:32 WIB | Oleh:

Di balik panjangaliran Sungai Citarum, tersimpan kisah pelabuhan bersejarah bernama Cikaobandung. Pelabuhan ini, yang terletak di Desa Cikao Bandung, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, ini pernah menjadi saksi bisu kejayaan perdagangan di Indonesia pada abad ke-18.

Pada masa itu, Pelabuhan Cikaobandung berperan penting sebagai jalur transit utama untuk bahan-bahan hasil bumi dari berbagai daerah di Jawa Barat, terutama Priangan Timur menuju Batavia.

Pada masa Hindia Belanda, Pelabuhan Cikaobandung menjadi salah satu pusat perdagangan utama yang memanfaatkan strategisnya posisi Sungai Citarum. Pelabuhan ini terletak di sepanjang aliran sungai, yang memungkinkan kapal-kapal dagang untuk berlabuh dan melakukan aktivitas bongkar muat.

Pelabuhan Cikaobandung memainkan peran penting dalam distribusi hasil bumi seperti kopi, teh, karet, dan rempah-rempah. Komoditas ini diangkut melalui Sungai Citarum menuju pelabuhan, kemudian diekspor ke berbagai penjuru dunia.

Di sekitar pelabuhan, dulu terdapat gudang-gudang besar untuk menyimpan hasil bumi yang ramai dikunjungi pedagang, dan permukiman penduduk sekitar.

Kepala Bidang Kebudayaan Pada Disporaparbud Kabupaten Purwakarta Wawan Supriatna kepada ANTARA, menjelaskan seiring dengan berjalannya waktu, peran Pelabuhan Cikaobandung mulai tergeser oleh pembangunan infrastruktur transportasi darat seperti jalan raya dan rel kereta api yang membuat pelabuhan ini perlahan mulai meredup dan hilang.

Setelah zaman terus berkembang sehingga Pelabuhan Cikaobandung sudah mulai tidak digunakan lagi, bahkan sekarang kan tidak bekas bangunanhanya ada bukti-bukti seperti foto-foto pada zaman Hindia Belanda.

Meskipun Pelabuhan Cikaobandung kini tinggal kenangan, penting untuk mengingat dan menghargai peran strategis yang pernah dimainkan oleh Sungai Citarum dalam sejarah ekonomi pada masa lampau.

Pelabuhan Cikaobandung dan Sungai Citarum adalah dua elemen yang tak terpisahkan dalam sejarah. Meskipun pelabuhan tersebut kini hanya tersisa dalam cerita dan foto-foto lama, peran strategis Sungai Citarum tetap hidup hingga kini.


Peran Citarum dalam perkembangan Candi Batujaya

Terletak di hilir Sungai Citarum, Kompleks Candi Batujayatidak hanya sebuah situs arkeologi, tetapi juga saksi bisu dari kejayaan masa lalu yang berhubungan erat dengan sungai yang mengalir di dekatnya.

Candi Batujaya, terletak di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, merupakan kompleks candi Buddha yang diduga dibangun antara abad ke-5 hingga abad ke-7 Masehi.

Penemuan situs pertama kali diteliti oleh Tim Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia pada 1984. Sejak awal penelitian hingga 2013, telah ditemukan 39 sisa bangunan purbakala, sebagian besar merupakan bagian dari struktur candi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.