Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

SPMB Jabar Tahap 1 Ditutup, Ratusan Ribu Siswa Wajib Daftar Ulang di Sekolah Tujuan

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
SPMB Jabar Tahap 1 Ditutup, Ratusan Ribu Siswa Wajib Daftar Ulang di Sekolah Tujuan Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto memberikan keterangan di Bandung.

Bandung - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 1 Jawa Barat resmi ditutup pada 19 Juni 2026 dengan ratusan ribu calon murid baru yang berhasil terpetakan di sekolah pilihan mereka diingatkan untuk daftar ulang.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto, di Bandung, Sabtu (20/6), mengimbau masyarakat untuk cermat memperhatikan tenggat waktu administrasi agar kepesertaan tidak gugur, sekaligus bersiap menghadapi pembukaan SPMB Tahap 2 bagi calon siswa yang belum terserap.

Dia menjelaskan bahwa calon murid baru yang telah terpetakan pada SPMB Tahap 1 diwajibkan untuk mengikuti proses daftar ulang pada 26 dan 29 Juni 2026 di sekolah tujuan masing-masing.

"Kami mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan SPMB Tahap 1. Bagi calon murid baru yang belum terpetakan, tidak perlu khawatir karena kesempatan masih terbuka melalui SPMB Tahap 2 sehingga seluruh calon murid tetap memiliki peluang untuk memperoleh layanan pendidikan," ujar Purwanto.

Untuk mengakomodasi calon siswa yang belum lolos, Disdik Jabar menjadwalkan SPMB Tahap 2 yang akan dibuka secara maraton pada tanggal 30 Juni serta 1, 2, 3, dan 6 Juli 2026.

Purwanto mengakui bahwa daya tampung atau kapasitas sekolah negeri saat ini belum dapat menyerap seluruh lulusan SMP dan MTs di Jawa Barat.

Guna mengantisipasi ketimpangan tersebut, Pemerintah Provinsi Jabar bergerak taktis memperkuat kolaborasi strategis dengan sekolah-sekolah swasta demi menjamin hak pendidikan anak tetap terpenuhi.

"Komitmen kami adalah mengawal seluruh proses ini secara terbuka. Setiap satuan pendidikan telah kami siapkan untuk memberikan pelayanan dan informasi yang utuh serta transparan kepada orang tua maupun calon murid," tutur Purwanto menegaskan aspek akuntabilitas sistem.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Bagnaia Tak Terbendung di S...
Luar Negeri
Tiongkok Demonstrasikan Kem...
Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

20 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.