Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rusia Kirim Kapal Selam Nuklir ke Halaman Belakang AS

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 08:38 WIB | Oleh:
Rusia Kirim Kapal Selam Nuklir ke Halaman Belakang AS Doc: Istimewa
Ket. Para pejabat AS mengatakan bahwa Washington telah melacak kapal perang dan pesawat Rusia yang diperkirakan tiba di Karibia untuk latihan militer.

HAVANA - Pemerintah Kuba baru saja mengumumkan, sebuah kapal selam bertenaga nuklir Rusia dan kelompok kapal perangnya akan mengunjungi Havana minggu depan, di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS mengenai perang di Ukraina.

Dilansir oleh The Guardian, kapal selam nuklir Kazan dan tiga kapal angkatan laut Rusia lainnya, termasuk fregat rudal Laksamana Gorshkov, sebuah kapal tanker minyak dan kapal tunda penyelamat, akan berlabuh di ibu kota Kuba mulai 12-17 Juni.

"Tidak ada kapal yang membawa senjata nuklir, jadi persinggahan mereka di negara kami tidak menimbulkan ancaman bagi kawasan," kata kementerian angkatan bersenjata revolusioner Kuba dalam sebuah pernyataan

Pengumuman tersebut muncul sehari setelah para pejabat AS mengatakan bahwa Washington telah melacak kapal perang dan pesawat Rusia yang diperkirakan tiba di Karibia untuk latihan militer. Mereka mengatakan latihan itu akan menjadi bagian dari respons Rusia yang lebih luas terhadap dukungan AS terhadap Ukraina.

Para pejabat AS mengatakan bahwa kehadiran militer Rusia penting namun tidak mengkhawatirkan. Namun, hal ini terjadi ketika Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyatakan bahwa Moskow dapat mengambil "langkah asimetris" di tempat lain di dunia sebagai respons terhadap keputusan Presiden Joe Biden yang mengizinkan Ukraina menggunakan senjata yang disediakan AS untuk menyerang wilayah Rusia guna melindungi Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina.

Pengerahan militer Rusia yang tidak biasa di dekat Amerika, khususnya kapal selam yang kuat terjadi di tengah ketegangan besar terkait perang di Ukraina, di mana pemerintah yang didukung Barat sedang memerangi invasi Rusia. Kunjungan kapal-kapal Rusia ke Kuba juga akan bertepatan dengan kunjungan Biden ke KTT para pemimpin G7 di Italia.

Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel, bertemu dengan Putin bulan lalu untuk parade militer tahunan tanggal 9 Mei di Lapangan Merah di luar Kremlin.

Selama Perang Dingin, Kuba merupakan negara sekutu penting bagi Uni Soviet. Penyebaran situs rudal nuklir Soviet di pulau tersebut memicu Krisis Rudal Kuba pada tahun 1962, ketika Washington dan Moskow hampir berperang.

Hubungan antara Rusia dan Kuba menjadi lebih dekat sejak pertemuan Diaz-Canel dan Putin pada tahun 2022.

"Selama kedatangan armada Rusia di pelabuhan Havana, 21 salvo akan ditembakkan dari salah satu kapal sebagai penghormatan kepada negara tersebut, yang akan dibalas dengan baterai artileri dari angkatan bersenjata revolusioner Kuba," kata kementerian luar negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.