Laksana: Sektor Antariksa Potensial Jadi Pilar Ekonomi Baru
📅 Jumat, 07 Jun 2024, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: brin.go.id
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berambisi kuat untuk memajukan sektor antariksa agar dapat menunjang laju pembangunan ekonomi Indonesia di masa depan. "Kami berusaha memuat antariksa menjadi pilar ekonomi baru Indonesia," kata kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, di Jakarta, Rabu (5/6)
Sektor antariksa yang memiliki basis ekonomi riil adalah telekomunikasi. Menurut Handoko, ada satu lagi potensi yang besar berupa penginderaan jauh atau remote sensing.
Teknologi penginderaan jauh merupakan citra data yang diambil dari satelit, lalu diolah menjadi produk yang bisa dijual kepada pengguna akhir. Penginderaan jauh dapat mengamati area perkebunan sawit yang sangat luas tanpa harus jalan kaki.
Teknologi itu juga bisa melihat kebakaran hutan, mengukur sawah yang akan panen, melihat keberadaan ikan-ikan di laut lepas, mengamati polusi udara hingga mengamati tumpahan minyak dari kapal-kapal yang hilir mudik di perairan Indonesia.
Laksana menuturkan bahwa penginderaan jauh adalah layanan yang sebenarnya bisa dikembangkan untuk dijadikan produk yang bisa dijual kepada kementerian/lembaga maupun pelaku usaha dalam bidang perkebunan serta perikanan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ada banyak potensi untuk penginderaan jauh dan itu sangat spesifik Indonesia," ujar kepala BRIN.
Lebih lanjut Laksana menegaskan Indonesia sangat membutuhkan teknologi penginderaan jauh di bidang keantariksaan mengingat lebih dari 60 persen wilayah Indonesia berupa air.
Bagi negara-negara daratan, mereka tidak perlu penginderaan jauh sebesar Indonesia karena mereka bisa menempatkan banyak sensor. Sedangkan Indonesia tidak bisa sekedar memakai sensor karena mayoritas wilayah adalah laut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami sebagai offtaker yang notabene offtaker terbesar di dunia bisa memanfaatkan penginderaan jauh justru sebagai opportunity untuk masuk tidak hanya sebagai hanya pemakai, tetapi juga sebagai pemain sekaligus menciptakan ekonomi riil berbasis antariksa," pungkas Laksana. Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!