Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementan Optimalkan Produksi Beras

📅 Kamis, 06 Jun 2024, 08:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementan Optimalkan Produksi Beras Doc: ISTIMEWA

MALANG - Kementerian Pertanian (Kementan) mengoptimalkan upaya peningkatan produksi beras di tengah sejumlah tantangan yang saat ini dihadapi dan berdampak pada penurunan produksi komoditas penting tersebut pada tahun lalu.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi di Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (5/6), mengatakan dampak kemarau panjang pada 2023, menurunkan produksi beras nasional.

"Produksi beras nasional pada 2023, turun signifikan. Tahun itu, produksi beras kita hanya 30,2 juta ton, turun dari tahun sebelunnya yang sebesar 31,5 juta ton," kata Dedi.

Dedi menjelaskan kebutuhan beras di dalam negeri per bulan, tercatat mencapai 2,6 juta ton beras atau setara dengan 5,2 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), atau area luas panen seluas satu juta hektare.

Menurutnya, berdasarkan catatan Kementerian Pertanian, pada Maret dan April 2024, luas tanam di Indonesia kurang dari satu juta hektare. Luas tanam pada periode tersebut, tercatat hanya seluas 800-900 ribu hektare.

"Berarti, pada Juni ini, luas tanam kita tidak boleh kurang dari 1,1 juta hektare," katanya.

Dia menambahkan dalam upaya untuk meningkatkan luas tanam tersebut, Kementerian Pertanian menyiapkan sejumlah upaya dengan program strategis yakni optimalisasi lahan rawa, pompanisasi di lahan sawah tadah hujan dan tumpang sisip padi gogo di lahan perkebunan.

Untuk sawah tadah hujan, lanjutnya, hanya menanam padi satu kali dalam setahun akibat tidak adanya air saat musim kemarau. Kementerian Pertanian akan meningkatkan luas tanam dengan cara mengalirkan air dari air permukaan terdekat ke lokasi persawahan.

"Dari air permukaan, dialirkan ke sawah. Jadi, meskipun musim kemarau, dari tadinya yang tidak tanam menjadi tanam," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.