Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemilu India, Modi Incar Kemenangan Saat Penghitungan Suara

📅 Selasa, 04 Jun 2024, 09:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemilu India, Modi Incar Kemenangan Saat Penghitungan Suara Doc: AFP/Noah Seelam
Ket. Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi mendapat kecaman karena postingannya memicu ketegangan sektarian.

NEW DELHI - Perdana Menteri India Narendra Modi diperkirakan akan memenangkan pemilu pada Selasa (4/6), yang akan menjadi kemenangan bagi gerakan nasionalis Hindu.

Jajak pendapat menunjukkan Modi (73) berada di jalur yang tepat untuk meraih kemenangan setelah pemilu enam minggu dalam tujuh tahap yang diikuti oleh 642 juta orang di negara berpenduduk paling padat di dunia itu.

Modi mengatakan pada akhir pekan, ia yakin "rakyat India telah memberikan suara dalam jumlah besar" untuk memilih kembali pemerintahannya, satu dekade setelah ia pertama kali menjadi perdana menteri.

Para pengamat yakin seruannya terhadap meningkatnya sentimen nasionalis Hindu akan memberinya masa jabatan ketiga.

Lawan-lawan Modi telah berjuang melawan kampanye Partai Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpinnya, dan telah dilumpuhkan oleh pertikaian dan kasus kriminal bermotif politik yang ditujukan untuk membuat penantangnya tertatih-tatih.

Lembaga pemikir AS, Freedom House, mengatakan tahun ini bahwa BJP "semakin menggunakan lembaga-lembaga pemerintah untuk menargetkan lawan-lawan politik".

Pada hari Minggu, Arvind Kejriwal, ketua menteri ibu kota Delhi dan pemimpin penting dalam aliansi yang dibentuk untuk bersaing melawan Modi, kembali ke penjara.

Kejriwal (55) ditahan pada bulan Maret karena penyelidikan korupsi yang sudah berlangsung lama, namun kemudian dibebaskan dan diizinkan berkampanye selama dia kembali ke tahanan setelah pemungutan suara berakhir.

"Ketika kekuasaan menjadi kediktatoran, maka penjara menjadi sebuah tanggung jawab," kata Kejriwal sebelum menyerahkan diri, dan ia bersumpah akan terus "berjuang" dari balik jeruji besi.

Menjelang pemilu, dari 200 juta lebih minoritas Muslim semakin gelisah mengenai masa depan mereka dan posisi komunitas mereka di negara yang secara nominal sekuler.

Modi sendiri melontarkan sejumlah komentar pedas mengenai umat Islam dalam kampanyenya, dan menyebut mereka sebagai "penyusup".

Logistik Penghitungan Suara

Pemilihan umum tersebut sangat mengejutkan dalam hal jumlah dan kompleksitas logistik, dimana para pemilih memberikan suara mereka di kota-kota besar seperti New Delhi dan Mumbai, serta di kawasan hutan yang jarang penduduknya dan di wilayah dataran tinggi Kashmir.

Pemungutan suara dilakukan melalui mesin pemungutan suara elektronik, sehingga penghitungannya kemungkinan besar akan dilakukan dengan cepat, dan hasilnya diperkirakan akan keluar dalam beberapa jam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

31 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.