Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenhub Teken Kontrak Angkutan Udara Perintis Penumpang Korwil Langgur

📅 Senin, 03 Jun 2024, 13:49 WIB | Oleh:
Kemenhub Teken Kontrak Angkutan Udara Perintis Penumpang Korwil Langgur Doc: Istimewa.
Ket. Penandatanganan Kontrak Subsidi Angkutan Udara Perintis Penumpang untuk 11 rute Koordinator Wilayah (Korwil) Langgur di Terminal Bandara Pattimura, Ambon, Maluku.

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melaksanakan Penandatanganan Kontrak Subsidi Angkutan Udara Perintis Penumpang untuk 11 rute Koordinator Wilayah (Korwil) Langgur di Terminal Bandara Pattimura, Ambon, Maluku.

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII, Manado Ambar Suyoko menyampaikan penerbangan perintis ini baru terlaksana di bulan Juni karena kendala keterbatasan armada.

"Kami bersyukur penandatanganan kontrak subsidi angkutan udara Korwil Langgur tahun 2024 dapat terlaksana hari ini," ungkap Ambar dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/6).

Dan 11 rute angkutan udara perintis penumpang Korwil Langgur sebagai berikut : 1. Kupang-Kisar pp 2. Langgur-Larat pp 3. Langgur-Timika pp 4. Larat-Saumlaki pp 5. Moa-Kisar pp 6. Moa-Saumlaki pp 7. Ambon-Wahai pp 8. Fakfak-Amahai pp 9. Ambon-Banda pp 10. Amahai-Banda pp 11. Ambon-Kisar pp Ambar meminta agar PT. Smart Cakrawala Aviation dapat konsistensi dengan jadwal penerbangan.

"Kehadiran penerbangan perintis ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat Maluku, kami meminta PT. Smart Cakrawala Aviation sebagai operator penerbangan dapat melayani masyarakat dengan selamat, aman dan nyaman, serta dapat beroperasi sesuai jadwal dan rute penerbangan yang disepakati," tuturnya.

Selain itu Ambar juga berharap Pemerintah Provinsi Maluku dapat memanfaatkan penerbangan subsidi dari pemerintah ini dengan menjamin keterisian penumpang 100 persen sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Maluku.

Di tempat sama, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Dr. Mohammad Malawat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan karena telah memberikan akses konektivitas melalui penerbangan subsidi perintis kepada masyarakat Maluku di wilayah-wilayah Tertinggal, Terluar, Terdepan dan Perbatasan (3TP).

"Maluku ini terdiri dari 1.340 pulau dan terdapat 19 pulau yang berbatasan dengan Australia dan Timor Leste. Jadi masyarakat Maluku sangat mengidolakan hadirnya penerbangan perintis penumpang ini," ungkapnya.

Mohammad Malawat menuturkan betapa besar kebutuhan masyarakat Maluku akan penerbangan perintis di wilayah Maluku. Kondisi laut terbilang ekstrim, sewaktu-waktu cuaca berubah sehingga kapal sangat susah untuk berlabuh dan satu-satunya akses yang bisa dilalui hanya melalui udara.

Kadishub Provinsi Maluku mengatakan arus pergerakan orang cukup besar di Maluku, karena berbatasan dengan Maluku Barat Daya dan Kupang, Nusa Tenggara Timur.

"Kami berharap dengan beroperasinya angkutan udara perintis penumpang dapat membantu meningkatkan perekonomian dan pariwisata di Maluku dan sekitarnya," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.