Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Terus Berinovasi, UMKM Diajak untuk Memperkuat Ekonomi Kreatif

📅 Senin, 03 Jun 2024, 01:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Terus Berinovasi, UMKM Diajak untuk Memperkuat Ekonomi Kreatif Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Bincang bisnis pada acara Kemitraan Nasional Rantai Pasok Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kenarok) di Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/5/2024).

Solo - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)Sandiaga Salahuddin Uno bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surakarta, Jatengmengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Solo Raya berkontribusi memperkuat sektor ekonomi kreatif.

Pada penutupan acara Kemitraan Nasional Rantai Pasok Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kenarok) di Solo, Minggu, ia membahas berbagai strategi dan inisiatif untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya Kota Solo.

Ia menekankan pentingnya pengembangan talenta digital di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kami menggagas program kelas di Kota Solo yang fokus pada pencetakan talenta-talenta digital," katanya.

Ia mengatakan indeks kinerja pariwisata atautravel tourism development index(TTDI) Indonesia naik 10 peringkat, yakni dari peringkat 32 menjadi 22 dunia.

Capaian tersebut tidak lepas dari program-program pemerintah yang memprioritaskan kebijakan dalam mendukung pariwisata.

Ia mengatakan salah satu kunci keberhasilan pariwisata terletak di sumber daya manusia (SDM).

Selain SDM, katanya, untuk memperkuat industri pariwisata dan ekonomi kreatif, pihaknya telah menginisiasi program Kenarok.

Bahkan, dari kegiatan Kenarok yang diselenggarakan di Solo selama tiga hari, sudah tercipta 70 perjanjian kerja sama antara UMKM dan industri besar.

Ketua Kadin Kota Surakarta Ferry Septha Indrianto mengatakan untuk memastikan kualitas produk UMKM di Solo, Kadin tengah mengembangkan Rumah Kurasi Surakarta.

"Kami telah mendidik kurator agar produk-produk dari Kota Solo memiliki nilai tambah yang lebih tinggi," katanya.

Diharapkan, Rumah Kurasi dapat menjadi standar kualitas produk baik untuk mode, kerajinan, maupun kuliner.

"Usaha-usaha baru akan diberikan kesempatan untuk tampil dan dipromosikan, mendukung visi Solo sebagai kota yang inklusif dan progresif," katanya.

Dari upaya kurasi tersebut, kata dia, saat ini ada 51 gerai lokal berpartisipasi pada kegiatan Kenarok.

Pada kesempatan tersebut, Ferry juga menyoroti berbagai jenis usaha lokal yang menjadi bagian penting dari rantai pasok, termasuk kerja sama antara UMKM dan hotel yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal.

"Strategi kami adalah menjalin kemitraan yang melihat produk lokal sebagai aset berharga," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Olahraga
Tidak di JIS, Duel Persija ...

Penyerang Kosta Rika Jadi Pemain Terakhir PSIM

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Penyerang Kosta Rika Jadi P...

PSIM Sengaja Uji Coba dengan Lawan Level Bawah

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Sengaja Uji Coba denga...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.