Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Parade Kebaya Kowani Gambarkan Keberagaman Nusantara

📅 Jumat, 31 Mei 2024, 10:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Parade Kebaya Kowani Gambarkan Keberagaman Nusantara Doc: ANTARA/HO-Kowani
Ket. Ketua Umum KOWANI Dr. Ir. Giwo Rubianto, M.Pd saat memberikan kata sambutan dalam acara Parade Kebaya yang digelar pada Selasa (28/5/2024).

JAKARTA - Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) Dr. Ir. Giwo Rubianto, M.Pd mengatakan bahwa parade kebaya yang diselenggarakan organisasinya pada Selasa (28/5), bertujuan untuk menggambarkan keberagaman daerah yang ada di seluruh penjuru Nusantara.

"Kebaya bukan hanya sebagai tampilan busana saja, namun setiap helai, memiliki makna yang menggambarkan identitas keragaman daerah-daerah di Nusantara, nilai filosofis dan pesan sejarah perjuangan perempuan Indonesia dan juga sebagai alat pemersatu bangsa," kata Giwo dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (31/5).

Sebagai salah satu acara menuju acara puncak Hari Kebaya Nasional yang bakal dirayakan pada 24 Juli di Istora Senayan dan berkolaborasi dengan Komunitas Pecinta Kebaya Indonesia, Giwo menuturkan ada sekitar 250 hadirin dan tamu undangan yang datang sangat antusias dan percaya diri dengan mengenakan kebaya yang anggun dan beraneka ragam.

Parade kebaya yang diselenggarakan diharapkan dapat menjadi wadah bagi para penggiat kebaya dan para perempuan.

Dalam rangka berbagi gagasan, pengalaman, dan wawasan dari berbagai perspektif serta momentum untuk mengagumi keindahan kebaya, keistimewaan dan keunikan dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus mempromosikan warisan budaya Indonesia, ujarnya.

"Sebagaimana tujuan Kowani dalam penyelenggaraan peringatan tersebut adalah ingin menggaungkan kembali semangat perjuangan kaum perempuan, persatuan dari keberagaman ras, suku, dan budaya yang disatukan melalui kebaya," kata Giwo.

Giwo menilai dengan mengenakan kebaya, secara tidak langsung kita juga bukan sekadar sebagai agen budaya, tetapi agen ekonomi dan agen perubahan dengan menjadikan kebaya sebagai wadah kreativitas yang bernilai ekononomis namun tanpa menghilangkan pakem dari kebaya itu sendiri.

Pada hari yang sama, KOWANI juga telah menyelenggarakan sesi bincang-bincang (talkshow). Acara tersebut juga mendapat dukungan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Dewan Pimpinan KOWANI dan komunitas kebaya.

Nantinya dalam perayaan puncak yang mengangkat tema "Lestarikan Budaya dengan Bangga Berkebaya" itu, KOWANI menyebut telah mengundang tujuh ribu perempuan dari seluruh Indonesia dan mitra KOWANI di ASEAN.

Acara ini merupakan bentuk implementasi dari Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2023 mengenai Hari Kebaya Nasional yang merujuk pada Kongres X Kowani yang dihadiri oleh Presiden Pertama, Ir. Soekarno dan anggota Kowani dari seluruh Indonesia yang mengenakan pakaian nasional, kebaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.