Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Neanderthal Mewariskan Banyak DNA bagi Manusia Modern

📅 Kamis, 30 Mei 2024, 06:10 WIB | Oleh:

"Namun, frekuensi DNA Neanderthal yang mengkode sifat-sifat bermanfaat mungkin mencapai 80 persen di beberapa wilayah genom," kata Akey.

Penampilan Fisik

Bagi banyak orang, warisan Neanderthal terlihat jelas dalam ciri yang sangat terlihat dari warna kulit. Varian gen Neanderthal pada kromosom 9 yang mempengaruhi warna kulit dimiliki oleh 70 persen orang Eropa saat ini.

Varian gen Neanderthal lainnya, yang ditemukan di sebagian besar orang Asia timur, mengatur keratinosit. Keratinosit adalah jenis sel yang mendominasi jaringan luar. Sel ini menghasilkan keratin, yang bertanggung jawab untuk pembentukan penghalang air epidermal dengan membuat dan mensekresi lipid. Sel ini juga melindungi kulit dari radiasi ultraviolet melalui pigmen gelap yang disebut melanin.

Varian gen Neanderthal juga dikaitkan dengan risiko sengatan matahari yang lebih besar pada manusia modern. Demikian pula, sekitar 66 persen orang Eropa membawa alel atau sepasang gen yang memiliki pengaruh berlawanan Neanderthal yang terkait dengan peningkatan risiko sengatan matahari pada masa kanak-kanak dan kemampuan penyamakan kulit yang buruk.

Neanderthal telah menghabiskan waktu ribuan tahun di dataran tinggi dengan lebih sedikit paparan sinar matahari langsung. Padahal paparannya sangat diperlukan untuk produksi vitamin D yang memiliki banyak manfaat.

"Oleh karena itu, perubahan pada biologi rambut dan kulit mungkin memungkinkan manusia modern dengan cepat memanfaatkan tingkat sinar matahari yang lebih rendah sambil tetap memproduksi cukup vitamin D untuk menjadi sehat," kata John Capra, ahli genetika evolusioner di Vanderbilt University, kepada Live Science.

"Salah satu hal keren tentang kawin silang adalah alih-alih menunggu munculnya mutasi baru yang bermanfaat namun prosesnya sangat lambat yaitu Anda diperkenalkan dengan banyak variasi genetik sekaligus yang pada dasarnya mempercepat evolusi," kata Huerta-Sanchez.

Selain itu, nenek moyang manusia saat ini harus beradaptasi dengan cuaca Eurasia yang lebih dingin. Untuk melakukan hal tersebut, mereka mungkin telah memperoleh gen Neanderthal yang mempengaruhi bentuk wajah.

Dalam sebuah penelitian pada 2023, para ilmuwan menemukan bahwa manusia modern mewarisi gen hidung mancung dari Neanderthal. Hidung yang lebih tinggi mungkin memungkinkan lebih banyak udara dingin dipanaskan hingga mencapai suhu tubuh di hidung sebelum mencapai paru-paru, ungkap Kaustubh Adhikari, rekan penulis studi senior dan ahli genetika statistik di University College London. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Lumpuh Total, Listrik di Se...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.