Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Neanderthal Mewariskan Banyak DNA bagi Manusia Modern

📅 Kamis, 30 Mei 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Neanderthal Mewariskan Banyak DNA bagi Manusia Modern Doc: afp/ Justin TALLIS

Ribuan tahun lalu Homo sapiens melakukan migrasi dari Afrika ke Eropa lalu bertemu Neanderthal, manusia purba yang telah punah. Dalam perjumpaan itu terjadi perkawinan yang menyebabkan terjadinya pertukaran yang DNA-nya terwariskan sampai saat ini.

Dulu Homo sapiens yang menjadi nenek moyang bagi manusia modern, melakukan perjalanan ribuan kilometer, melintasi Afrika dan Timur Tengah hingga akhirnya mencapai hutan belantara di benua baru yaitu Eropa. Mereka adalah anggota suku manusia modern yang sudah lama hilang dan merupakan salah satu dari kelompok Homo sapiens pertama yang memasuki Eropa.

Di Eropa, orang-orang ini bertemu dengan sepupu jauh mereka yaitu manusia purba Neanderthal. Sekelompok kecil kerabat manusia modern ini memiliki alis alis tebal, kepala besar, dan tubuh pendek serta gempal.

Di benua Eropa, mereka telah menghabiskan waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan iklim yang lebih dingin. Di beberapa titik pada ribuan tahun lalu, kedua bentuk umat manusia ini akan bertemu, berbaur, dan berpasangan.

Puluhan ribu tahun kemudian, pertemuan ini telah meninggalkan jejak dalam kode genetik miliaran manusia yang hidup saat ini. Gen yang tersisa mempengaruhi dalam berbagai cara, besar dan kecil, mulai dari penampilan hingga risiko penyakit.

"Di beberapa bagian dalam genom kita, kita lebih mirip Neanderthal dibandingkan manusia," kata Joshua Akey, profesor genomik integratif di Universitas Princeton, mengatakan kepada Live Science. "Ini adalah kerabat manusia terdekat kita, dan ini adalah warisan mereka," imbuh dia.

Pada 75.000 tahun yang lalu atau mungkin hingga 250.000 tahun yang lalu, nenek moyang sebagian besar orang Eurasia modern pertama kali keluar dari Afrika dan masuk ke Eurasia. Di sini, manusia modern berhadapan langsung dengan Neanderthal.

Mereka adalah Neanderthal yang terakhir kali memiliki nenek moyang yang sama dengan manusia modern ratusan ribu tahun sebelumnya dan telah tinggal di benua ini sejak saat itu. Dalam beberapa kesempatan selama ribuan tahun, kelompok-kelompok tersebut saling kawin.

"Pada awalnya, manusia modern mewarisi seluruh kromosom dari Neanderthal," kata Sriram Sankararaman, seorang profesor ilmu komputer, genetika manusia, dan kedokteran komputasi di The University of California, Los Angeles (UCLA), kepada Live Science. "Namun, dari generasi ke generasi, melalui proses yang dikenal sebagai rekombinasi genetik, rangkaian DNA (deoxyribonucleic acid) ini dipecah dan teracak," imbuh dia.

DNA Neanderthal pada umumnya "merusak" bagi manusia modern. Artinya DNA tersebut dengan cepat disingkirkan dari DNA manusia modern melalui evolusi. Hal ini mengakibatkan "meluruhnya DNA Neanderthal" atau sebagian besar genom manusia modern tidak memiliki DNA tersebut.

Misalnya, para ilmuwan mengira kromosom Y pada laki-laki tidak mengandung gen Neanderthal. Mungkin gen pada Neanderthal Y tidak cocok dengan gen manusia lainnya atau mungkin hilang secara acak melalui proses yang dikenal sebagai penyimpangan genetik.

Pada orang yang mewarisi DNA Neanderthal, kromosom X juga mengandung lebih sedikit nenek moyang Neanderthal dibandingkan kromosom non-seks lainnya. Hal ini mungkin terjadi karena mutasi yang merugikan atau tidak berfungsi pada kromosom X akan terjadi pada laki-laki, karena mereka tidak memiliki salinan gen yang cocok dan berfungsi sebagai kompensasi.

"Hal ini kemungkinan besar menciptakan tekanan evolusi yang kuat untuk menghilangkan gen Neanderthal yang berbahaya dari manusia modern X," kata Emilia Huerta-Sanchez, profesor ekologi, evolusi, dan biologi organisme di Brown University.

Namun beberapa DNA Neanderthal membantu manusia modern bertahan hidup dan bereproduksi, sehingga tetap bertahan dalam genom masyarakat sekarang. Saat ini, DNA Neanderthal rata-rata menempati 2 persen genom manusia di luar Afrika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.