Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Optimalkan Digitalisasi Tiket Kapal Ferry, ASDP Catat Pengguna Ferizy Capai 2,32 Juta Orang

📅 Rabu, 29 Mei 2024, 14:59 WIB | Oleh:
Optimalkan Digitalisasi Tiket Kapal Ferry, ASDP Catat Pengguna Ferizy Capai 2,32 Juta Orang Doc: Istimewa.
Ket. Petugas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) siap membantu calon penumpang mencetak tiket. 

JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang terus konsisten menggenjot penerapan digitalisasi mencatat jumlah user aplikasi Ferizy atau platform pemesanan tiket penyeberangan online saat ini telah menembus angka 2,32 juta user sejak pertama kali diluncurkan pada Maret 2020.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menunjukkan pertumbuhan user Ferizy yang alami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir.

"Peningkatan jumlah pengguna Ferizy ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap aplikasi reservasi tiket online milik ASDP sebagai platform pemesanan tiket penyeberangan yang mudah dan terpercaya," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/5) .

Sejak diluncurkan pada tahun 2020, Ferizy telah mengalami pertumbuhan pengguna yang pesat. Di awal tahun peluncurannya, terdapat 438.105 pengguna dan angka ini terus meningkat di tahun 2021 menjadi 354.700 pengguna, kemudian melonjak di tahun 2022 mencapai 527.730 pengguna.

Di tahun 2023, jumlah pengguna Ferizy mencapai 655.951, menunjukkan kepercayaan dan awareness masyarakat terhadap pemesanan tiket penyeberangan kapal feri secara online semakin meningkat.

"Salah satu pencapaian positif pada arus balik Angkutan Lebaran lalu yang berjalan lancar dan terkendali, dimana secara data akumulatif, pemudik bertiket yang tiba di pelabuhan Bakauheni mencapai 98,2 persen. Tentu ini berkat dukungan pengguna jasa dalam mematuhi kebijakan bertiket maksimal H-1 keberangkatan dan tiba di pelabuhan sesuai jadwal tertera di tiket. Tentunya sosialisasi pembelian tiket online via Ferizy ini akan disampaikan terus menerus kepada masyarakat," tutur Shelvy lagi.

Shelvy menambahkan dengan penerapan digitalisasi ini, arus kedatangan pengguna jasa atau trafiknya terdistribusi merata sesuai konsep flattening the curve yang berdampak pada percepatan proses customer handling, dapat meminimalisir potensi antrian di pelabuhan, serta pencatatan manifest yang lebih akurat.

"Kami akan terus berinovasi dan menghadirkan fitur-fitur baru yang semakin memudahkan pergerakan masyarakat," tambah Shelvy.

Ia juga mengatakan bahwa ASDP memiliki target penerapan layanan penjualan tiket via online di seluruh pelabuhan di tahun 2024 ini. Adapun total sebanyak 26 pelabuhan yang telah menerapkan pemesanan tiket online melalui aplikasi ataupun website Ferizy, yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Ajibata, Ambarita, Jangkar, Sape, Labuan Bajo, Lembar, Padangbai, Jepara, Karimun Jawa, Ujung, Kamal, Kayangan, Pototano, Tanjung Kalian, Pagimana, Gorontalo, Galala, Hunimua, Waipirit, Namlea, Batulicin, dan Tanjung Serdang.

Rencananya, di awal bulan Juni mendatang akan dilakukan go live tiket online di Pelabuhan Bajoe dan Kolaka, yang berada di Sulawesi Selatan. Sedangkan untuk kemudahan pembayaran tiket, pengguna jasa dapat menggunakan metode pembayaran melalui mekanisme transfer ataupun virtual account lewat Bank BRI, Mandiri, BNI, BCA, Permata Bank, Maybank, BSI, Danamon, CIMB Niaga, BTPN, Bank Maspion, BTN, dan Pospay.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.