Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korea Utara: Peluncuran Satelit Mata-mata Gagal Karena Meledak di Udara

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 10:22 WIB | Oleh:
Korea Utara: Peluncuran Satelit Mata-mata Gagal Karena Meledak di Udara Doc: AFP/JUNG YEON-JE
Ket. Seorang wanita melewati televisi di Seoul, Korea Selatan pada 31 Mei 2023, yang menayangkan berita peluncuran roket Korea Utara.

SEOUL/WASHINGTON - Korea Utara pada Selasa (28/5) mengatakan upaya peluncuran roket terbarunya yang membawa satelit pengintai militer berakhir dengan kegagalan karena roket meledak di udara selama penerbangan tahap pertama minggu ini.

Menurut laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) yang dikutip Yonhap, Wakil Direktur Jenderal Administrasi Teknologi Dirgantara Nasional (NATA) Korea Utara mengatakan roket yang membawa satelit, Malligyong-1-1, meledak setelah lepas landas dari Tempat Peluncuran Satelit Sohae di pantai barat laut negara itu pada hari Senin (27/5).

Peluncuran dilakukan beberapa jam setelah Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, dan Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang mengadakan pertemuan puncak trilateral di Seoul dan menegaskan kembali komitmen mereka untuk mendorong perdamaian di Semenanjung Korea.

Hal ini bertentangan dengan peringatan dan kritik internasional bahwa setiap peluncuran yang menggunakan teknologi rudal balistik, termasuk kendaraan peluncuran luar angkasa, bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB (DK PBB).

"Peluncuran gagal karena ledakan udara dari roket pembawa satelit tipe baru selama penerbangan tahap pertama," lapor KCNA, mengutip pejabat NATA.

Pemeriksaan pendahuluan oleh para ahli dari komite persiapan peluncuran Korea Utara menyimpulkan bahwa "kecelakaan" itu disebabkan oleh keandalan operasional mesin "oksigen cair plus minyak bumi" yang baru, kata pejabat itu.

Penyebab kegagalan lainnya juga akan diperiksa, menurut KCNA.

Tak lama setelah peluncuran, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) mengatakan roket Korea Utara berakhir dalam bentuk "puing-puing" yang merupakan indikasi bahwa peluncuran satelit tidak berjalan dengan baik.

JCS mendeteksi roket diluncurkan ke arah selatan di atas Laut Kuning dari daerah Tongchang-ri di barat laut negara itu sekitar pukul 22.44 pada hari Senin.

Pyongyang sebelumnya telah memberi tahu Jepang tentang rencana peluncuran satelit sebelum tanggal 4 Juni dan menetapkan tiga wilayah, di mana puing-puing roket akan jatuh, sebagai tindakan pencegahan demi keselamatan.

Rezim Kim Jong Un berencana meluncurkan tiga satelit ke orbit tahun ini. Pada November lalu, mereka mengatakan berhasil menempatkan satelit mata-mata militer pertamanya ke orbit.

Segera setelah peluncuran tersebut, Kantor Keamanan Nasional Kepresidenan Korsel memberi pengarahan kepada Presiden Yoon mengenai hal tersebut, menurut kantornya. Penasihat Keamanan Nasional Chang Ho-jin memimpin pertemuan pejabat senior keamanan presiden.

Para peserta pertemuan mengecam peluncuran tersebut sebagai pelanggaran terhadap resolusi DK PBB dan tindakan provokatif yang mengancam perdamaian dan keamanan di Semenanjung Korea, di Asia Timur Laut dan komunitas internasional, menurut kantor tersebut.

Komando Indo-Pasifik AS mengkritik peluncuran roket Korea Utara, dengan mengatakan pihaknya menilai situasi melalui koordinasi yang erat dengan sekutu dan mitra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.