Papua Nugini Laporkan Lebih dari 2.000 Orang Tertimbun Longsor
📅 Senin, 27 Mei 2024, 15:35 WIB | Oleh: Tim PenulisPenduduk mengatakan tanah longsor mungkin dipicu oleh hujan lebat dalam beberapa pekan terakhir.
Papua Nugini merupakan salah satu negara dengan iklim terbasah di dunia, dan penelitian menunjukkan bahwa perubahan pola curah hujan akibat perubahan iklim dapat memperburuk risiko tanah longsor.
Jumlah korban tewas telah meningkat sejak bencana terjadi ketika para pejabat menilai kembali jumlah penduduk yang tertimbun di bawah lumpur dan puing-puing yang membentang hampir sepanjang empat lapangan sepak bola, kata para pejabat.
Berpacu dengan Waktu
Sebaiknya Anda baca juga:
Sulit untuk memperkirakan jumlah korban karena banyak orang yang melarikan diri dari kekerasan suku telah pindah ke wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir, kata pejabat Program Pembangunan PBB Nicholas Booth.
Lima mayat dan satu kaki keenam telah diangkat dari puing-puing pada Sabtu malam.
"Sudah tiga hari tujuh jam sejak bencana ini melanda, jadi pada dasarnya kita berpacu dengan waktu tetapi sejauh mana kita bisa menyelamatkan orang-orang adalah masalah lain," kata Aktoprak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih dari 1.000 orang telah mengungsi akibat bencana tersebut, menurut perkiraan lembaga bantuan.
Pecahnya pertikaian suku yang tidak terkait dengan bencana menghalangi upaya untuk mendatangkan bantuan kemanusiaan dari ibu kota provinsi tersebut, Wabag, kata pejabat PBB tersebut.
"Banyak rumah terbakar dan ada juga yang mengeluarkan asap. Perempuan dan anak-anak mengungsi sementara semua pemuda dan laki-laki di daerah itu membawa pisau," katanya, mengutip laporan konvoi bantuan yang berusaha mencapai lokasi bencana.
Perang antar-suku juga menunda pengiriman alat berat dan alat penggali.
Daerah tersebut terletak sekitar 600 kilometer dari Port Moresby.
Ekskavator
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!