Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KemenKopUKM Dampingi Pelaku Usaha Mikro Mandiri

📅 Jumat, 24 Mei 2024, 10:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
KemenKopUKM Dampingi Pelaku Usaha Mikro Mandiri Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Ket. Kegiatan pendampingan usaha mikro mandiri di Bogor Creative Center Kota Bogor, Rabu (22/5/2024).

KOTA BOGOR - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenKopUKM) melakukan pendampingan kepada pelaku usaha mikro mandiri, untuk memberikan akses dan ruang bagi pelaku usaha mikro dalam meningkatkan skill serta kemampuan entrepreneurial dan manajerialnya.

MenKopUKM Teten Masduki di Kota Bogor, Rabu (22/5), mengakui ada masalah yang menjadi kendala pelaku usaha mikro untuk tumbuh. Yaitu, sulit mengakses pasar, bahan baku, hingga akses ke teknologi.

"Karena itu, program pendampingan usaha mikro seperti ini dari hulu hingga hilir harus terus dilanjutkan dan diperkuat," ujarnya.

Sebab, Teten melihat banyak peluang dan kesempatan bagi pelaku usaha mikro untuk berkembang. Oleh karena itu, menurutnya program seperti ini harus dilanjutkan, dengan memadukan dan memperkaya pola atau strategi yang terintegrasi ke depan.

"Kedepankan kolaborasi dan sinergi dengan stakeholder dan komunitas kreatif UMKM untuk mendukung kesuksesan program. Seperti agenda kerja sama yang akan dirilis bersama ITB dan UGM. Program inkubasi seperti ini sudah tepat," kata Teten.

Dia pun menekankan pentingnya mengubah pola pikir pelaku usaha mikro, dari sekadar bertahan hidup, menjadi bermental kuat enterpreneur yang ingin terus maju dan berkembang.

Teten berharap ke depan dengan UMKM berbasis kewirausahaan, akan tumbuh ekonomi baru di subsektor UMKM, tidak hanya kuliner, fesyen, ataupun kriya. Namun juga UMKM di bidang jasa dan digital.

Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM Yulius menjelaskan dalam program ini para pelaku usaha mikro mendapat akses untuk sertifikasi produk, hingga akses perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.

Kedua, kata Yulius, menyediakan media showcase produk unggulan dan jejaring pasar bagi peserta.

"Dan ketiga, meningkatkan komitmen dan sinergi berbagai pihak dalam program pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha mikro," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.