Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

ADB: Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di Tengah Risiko Global

📅 Rabu, 22 Mei 2024, 00:57 WIB | Oleh:
ADB: Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di Tengah Risiko Global Doc: ANTARA/ASEP FATHULRAHMAN
Ket. Pekerja menjemur kerupuk di sentra UMKM Mandiri di Kampung Pekarungan, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, beberapa waktu lalu. Indonesia diperkirakan akan mempertahankan aktivitas ekonomi, dengan pertumbuhan PDB diproyeksikan sebesar 5 persen.

JAKARTA - Direktur Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) untuk Indonesia, Jiro Tominaga, mengatakan aktivitas ekonomi Indonesia tetap tumbuh di tengah risiko global, termasuk dampak kenaikan suku bunga global dan ketegangan geopolitik di dunia.

"Indonesia diperkirakan akan mempertahankan aktivitas ekonomi, dengan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) diproyeksikan sebesar 5 persen pada tahun 2024 dan 2025, dan tingkat inflasi sebesar 2,8 persen pada kedua tahun tersebut," kata Jiro, di Jakarta, Selasa (21/5).

Seperti dikutip dari Antara, Jiro mengatakan proyeksi pertumbuhan ekonomi itu didorong oleh kuatnya konsumsi swasta, belanja infrastruktur publik, dan peningkatan investasi secara bertahap.

Pada sisi lain, Jiro menuturkan risiko penurunan juga ada. Meskipun pemilihan umum (pemilu) pada Februari 2024 meningkatkan kepercayaan dunia usaha, sehingga mendorong peningkatan investasi dan konsumsi, namun tekanan depresiasi rupiah yang terus-menerus dapat mendorong Bank Indonesia (BI) untuk memperketat likuiditas, yang berpotensi memberikan dampak negatif terhadap permintaan domestik.

Selain itu, tambah dia, permintaan global mungkin melemah karena ketegangan geopolitik dan gejolak pasar keuangan sehingga mengurangi kontribusi ekspor neto terhadap aktivitas perekonomian.

Perubahan Iklim

Faktor-faktor seperti tingginya suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (the Fed) yang berkepanjangan, ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut, dan guncangan terkait perubahan iklim dapat mengganggu rantai nilai global dan memperburuk kondisi perdagangan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menekankan pemerintah selalu menyiapkan skenario untuk meredam dampak gejolak geopolitik global ke perekonomian Indonesia terutama bagi sektor riil.

"Skenario, pemerintah selalu siapkan. Namun, sekarang kita masih menunggu perkembangan (konflik Iran-Israel)," kata Airlangga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.