Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lemhanas Ingatkan Akan Ancaman Geocybernetic

📅 Selasa, 21 Mei 2024, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lemhanas Ingatkan Akan Ancaman Geocybernetic Doc: ANTARA/Genta Tenri Mawangi
Ket. HUT LEMHANAS -- Plt. Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Letjen TNI Eko Margiyono (tengah) usai peringatan HUT Ke-59 Lemhannas RI di Jakarta, Senin (20/5), didampingi jajaran pejabat Lemhannas, termasuk Tenaga Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam Lemhannas RI Prof. Dadan Umar Daihani (dua kanan).

JAKARTA - Lembaga Ketahanan Nasional atau Lemhannas RI mengangkat isu geocybernetic dalam kerangka ketahanan nasional saat lembaga yang dibentuk Presiden Ke-1 RI Soekarno itu memperingati hari ulang tahun ke-59 di Jakarta, Senin (20/5).

Pelaksana Tugas Gubernur Lemhannas Letnan Jenderal TNI Eko Margiyono menjelaskan wawasan mengenai geocybernetic perlu menjadi perhatian saat membicarakan ketahanan nasional karena tantangan yang dihadapi saat ini tidak lagi ada di dunia nyata, tetapi juga mencakup dunia siber.

"Dulu kita masih menggunakan (perangkat-perangkat, red) analog, sekarang digital. Perubahan-perubahan zaman seperti ini harus kita ikuti karena kalau tidak, kita akan tertinggal dan terlindas oleh zaman," katanya.

Oleh karena itu, Lemhannas RI menggelar orasi kebangsaan bertajuk "Reaktualisasi Ketahanan Nasional dalam Memasuki Era Geocybernetic" pada puncak peringatan HUT Ke-59 yang disampaikan Tenaga Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam Lemhannas RI Prof. Dadan Umar Daihani.

"Orasi ilmiah yang kami sampaikan pada hari ulang tahun ini dapat menjadi pesan kepada seluruh masyarakat, seluruh komponen bangsa Indonesia mengenai pentingnya arti ketahanan nasional," kata jenderal bintang tiga TNI Angkatan Darat itu.

Dalam orasi ilmiah yang disampaikan di hadapan sejumlah perwira tinggi TNI, Polri, serta pejabat kementerian/lembaga, ahli pertahanan dan militer, serta petinggi BUMN, Prof. Dadan menyebut tantangan saat ini dan ke depan tidak terbatas pada kerangka geopolitik dan geoekonomi, tetapi juga geocybernetic.

Dalam kerangka itu, beberapa isu perlu menjadi perhatian serius Lemhannas, di antaranya ancaman siber sebagai salah satu ancaman yang paling merusak dan meresahkan. "Oleh karena itu, strategi ketahanan nasional harus memperkuat pertahanan cyber dan kemampuan mendeteksi, merespons, dan memulihkan diri dari serangan cyber," kata Prof. Dadan.

Kemudian, Prof. Dadan juga menekankan bahwa kerangka geocybernetic keamanan dan kedaulatan informasi merupakan aspek penting dalam ketahanan nasional.

"Untuk mewujudkan itu, Lemhannas perlu melakukan penguatan atmosfer akademik dan perluasan jejaring dengan penekanan pengembangan ilmu pengetahuan dan ibu pengasuh ilmu ketahanan nasional," kata Prof. Dadan.

Mengenai hal itu, Plt. Gubernur Lemhannas menyampaikan peringatan HUT Ke-59 juga menjadi momentum untuk mengingatkan kembali seluruh kalangan bahwa Lemhannas RI merupakan pusat rujukan (center of excellence) ilmu pengetahuan ketahanan nasional bangsa Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.