Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Amran: Realisasi Pompanisasi capai 19.885 Unit

📅 Jumat, 17 Mei 2024, 18:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mentan Amran: Realisasi Pompanisasi capai 19.885 Unit Doc: ANTARA/HO-Humas Kementan
Ket. Satuan Tugas (Satgas) Pangan Mabes TNI mengecek jalannya program pompanisasi dan perluasan areal tanam (PAT) di di Dusun Bakalan Lor Desa Bligo Kecamatan Ngluwar, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (15/5/2024).

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebutkan realisasi pengadaan pompa air sudah mencapai 19.885 unit dari total rencana pengadaan 2024 sebanyak 25.771 unit.

Amran mengatakan, program pompanisasi merupakan salah satu langkah dari Kementan untuk mempercepat peningkatan produksi padi dan jagung melalui optimalisasi lahan rawa (oplah) dan peningkatan indeks pertanaman (IP) padi pada lahan sawah tadah hujan.

"Sudah mencapai 80 persen tahap pertama, sudah 19.000 dari 25.000 rencana. Kemudian oplah juga sudah berjalan, yang dikerjakan juga sudah 25 persen, jadi sekarang sudah aksi nyata, kita sudah melakukan akselerasi," ujar Amran usai Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Optimasi Lahan dan Perpompaan di Jakarta, Jumat (17/5).

Amran menyampaikan, potensi lahan rawa di Indonesia cukup besar, namun memiliki kendala apabila intensitas hujan di atas normal maupun di bawah normal.

Adanya program Optimasi Lahan Rawa, maka eksistensi lahan rawa dapat terjaga dalam kondisi dapat ditanam dan berproduksi.

Demikian juga pada lokasi-lokasi tadah hujan atau kondisi irigasi dengan volume air yang kurang memadai, melalui kegiatan perpompaan dan irigasi perpompaan, maka lokasi-lokasi tersebut dapat tetap dilakukan penanaman dan memungkinkan untuk ditingkatkan indeks pertanamannya.

Lebih lanjut, kegiatan Optimasi Lahan dan Perpompaan, merupakan kegiatan yang dirancang secara masif dan serius. Pada tahun anggaran 2024, optimasi lahan dialokasikan seluas 400.000 hektar di 14 provinsi dengan anggaran Rp2,3 triliun.

"Sementara untuk kegiatan irigasi perpompaan, dialokasikan sejumlah 5.883 unit dengan anggaran ditambah Rp650 juta dan perpompaan sejumlah 25.771 unit dengan anggaran ditambah Rp755 juta dan teralokasi pada lokasi tadah hujan atau kondisi irigasi dengan volume air yang kurang memadai," kata Amran.

Kementerian Pertanian juga menggandeng TNI Angkatan Darat (TNI AD) untuk turut serta membantu percepatan pelaksanaan kegiatan Optimasi Lahan dan Perpompaan.

Amran menyebut penguatan kerja sama dengan TNI AD merupakan langkah strategis dalam menciptakan sinergitas di tingkat pusat dan daerah pada pelaksanaan konstruksi maupun pengawalan kegiatan.

"Ini sekaligus menjadi motor penggerak bagi pelaksanaan dan percepatan penyelesaian kegiatan Optimasi Lahan Rawa, perpompaan dan irigasi perpompaan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.