Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Adik Perempuan Kim Jong Un Bantah Korea Utara Ekspor Senjata ke Russia

📅 Jumat, 17 Mei 2024, 10:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Adik Perempuan Kim Jong Un Bantah Korea Utara Ekspor Senjata ke Russia Doc: AFP/KCNA
Ket. Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, berbicara pada Rapat Umum Pencegahan Darurat Nasional di Pyongyang 10 Agustus 2022.

SEOUL - Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, membantah tuduhan bahwa Pyongyang mengirimkan senjata ke Russia, dan menyebut klaim tersebut "tidak masuk akal".

Korea Selatan dan Amerika Serikat berulang kali menuduh Korea Utara memasok senjata ke Moskow, meskipun ada sanksi PBB terhadap kedua negara yang melarang transfer senjata semacam itu.

Para analis juga memperingatkan, peningkatan pengujian dan produksi artileri dan rudal jelajah oleh Korea Utara yang mempunyai senjata nuklir mungkin merupakan persiapan pengiriman ke Russia untuk digunakan di Ukraina.

Namun Kim Yo Jong mengatakan Pyongyang "tidak berniat mengekspor kemampuan teknis militer kami ke negara mana pun," menurut pernyataan yang disiarkan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Jumat (17/5).

Dia lebih lanjut menuduh Seoul dan Washington "menyesatkan opini publik dengan rumor palsu bahwa sistem senjata yang diproduksi oleh ... (kita) 'untuk diekspor ke Russia'".

"Yang paling mendesak bagi kita bukanlah 'mengiklankan' atau 'mengekspor' sesuatu, tapi menjadikan kesiapan perang dan penangkal perang tentara kita lebih sempurna baik kualitas maupun kuantitasnya," ujarnya.

Korea Utara yang sebagian besar terisolasi, baru-baru ini memperkuat hubungan militer dengan Moskow, dan Pyongyang berterima kasih kepada Russia bulan lalu karena menggunakan hak veto Dewan Keamanan PBB untuk memblokir pembaruan panel ahli yang memantau sanksi internasional terhadap rezim Kim.

Korea Selatan menegaskan pada bulan Maret bahwa Korea Utara telah mengirimkan sekitar 7.000 kontainer senjata ke Russia untuk perangnya dengan Ukraina, transfer yang diyakini Seoul dimulai sekitar bulan Juli lalu.

Washington dan para ahli mengatakan Pyongyang mencari berbagai bantuan militer dari Russia sebagai imbalannya, seperti teknologi satelit dan peningkatan peralatan militer era Soviet.

Korea Utara pekan lalu mengatakan negaranya akan melengkapi militernya dengan peluncur roket ganda 240 mm baru mulai tahun ini, dan menambahkan bahwa "perubahan signifikan" pada kemampuan tempur artileri tentara sedang berlangsung.

Pada Selasa, pemimpin Kim Jong Un memeriksa sistem senjata rudal taktis baru dan menyerukan "perubahan penting" dalam persiapan perang dengan mencapai target produksi persenjataan.

"Senjata taktis termasuk beberapa peluncur roket dan rudal yang kami tunjukkan baru-baru ini diproduksi untuk melaksanakan satu-satunya misi," kata pernyataan Kim Yo Jong pada Jumat.

"Kami tidak menyembunyikan fakta bahwa senjata semacam itu akan digunakan untuk mencegah Seoul menciptakan pemikiran sia-sia."

Hubungan antar-Korea berada pada titik terendah dalam beberapa tahun terakhir, Pyongyang menyatakan Korea Selatan sebagai "musuh utama".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Kunjungi Irlandia, Te...
Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.