Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos Risma Sarankan untuk Segera Merelokasi Warga di Zona Likuefaksi

📅 Kamis, 16 Mei 2024, 14:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos Risma Sarankan untuk Segera Merelokasi Warga di Zona Likuefaksi Doc: antarafoto
Ket. Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini

TANAH DATAR - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyarankan agar pemerintah daerah (pemda) segera merelokasi masyarakat yang saat ini tinggal di zona-zona atau jalur yang dilalui likuefaksi dari Gunung Marapi.

"Kalau lihat peta vulkanologi, itu ada beberapa titik yang dilalui jalur likuefaksi dan ini mesti dihindari," kata Mensos Risma sapaan Tri Rismaharini, saat meninjau korban banjir lahar dingin di Kabupaten Tanah Datar, Kamis (16/5).

Meskipun penduduk yang tinggal di zona-zona merah tersebut tidak terdampak banjir lahar dingin Gunung Marapi, namun ancaman likuefaksi sewaktu-waktu dapat terjadi sehingga pemangku kepentingan perlu mengambil tindakan cepat.

"Jadi ada wilayah yang secara data seperti itu (berada di zona likuefaksi," kata Mensos Risma.

Eks Wali Kota Surabaya tersebut mengatakan segera berkoordinasi dengan pemda untuk secepatnya merelokasi apabila ada masyarakat yang bermukim di sekitar zona likuefaksi.

"Kalau lihat petanya dia memang tidak terkena lahar dingin, tapi terkena ancaman likuefaksi tadi," ucap Mensos Risma.

Mensos mengatakan salah satu lokasi yang berada di dalam zona likuefaksi yakni di sekitar Danau Singkarak yang berada di Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar. Oleh karena itu pemerintah perlu segera menyikapi hal tersebut.

Selain itu dalam kunjungannya ke Ranah Minang, Mensos Risma juga meminta penyintas yang saat ini diungsikan di sekitar jalur lahar dingin untuk segera dipindahkan.

"Pengungsian yang masih berada di jalur lahar dingin harus segera dipindahkan ke tempat yang jauh lebih aman," saran Mensos Risma.

Ia mengkhawatirkan apabila kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi, maka banjir lahar dingin berpotensi kembali terjadi dan menghantam para pengungsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.