Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian PUPR Pasang CCTV-AI di 38 Lokasi pada 2024

📅 Kamis, 16 Mei 2024, 18:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian PUPR Pasang CCTV-AI di 38 Lokasi pada 2024 Doc: ANTARA/Aji Cakti
Ket. Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan Ditjen Bina Marga Wilan Oktavian dalam seminar di Jakarta, Kamis (16/5/2024).

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pemasangan kamera CCTV dilengkapi teknologi AI (Artificial Intelligent) atau CCTV-AI di 38 lokasi pada tahun 2024 ini untuk merekam data lalu lintas di jalan-jalan nasional.

"Saat ini (CCTV-AI) terdapat di tiga lokasi, dengan pemasangan di 38 lokasi baru lainnya pada tahun 2024," ujar Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan Ditjen Bina Marga Wilan Oktavian dalam seminar di Jakarta, Kamis (16/5).

Adapun ketiga lokasi yang telah dipasang kamera CCTV-AI tersebut yakni ruas jalan nasional pada Batas Kota Padalarang - Kota Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jalan Cibiru, Kota Bandung dan Nagrek - Batas Kabupaten Bandung/Garut.

Wilan mengatakan bahwa kamera CCTV-AI tersebut bertujuan untuk merekam data lalu-lintas kendaraan, sehingga Ditjen Bina Marga memiliki data secara seketika dan akurat.

Selain untuk melakukan pemantauan kondisi lalu lintas, CCTV-AI ini juga mampu untuk merekam data lalu lintas kendaraan.

Teknologi kamera tersebut memungkinkan untuk terus melakukan pemantauan dan mendeteksi secara otomatis kendaraan yang melintas.

Kemudian menghitung waktu perjalanan, mengumpulkan profil lalu lintas secara harian, bulanan, sampai dengan musiman.

Menganalisa rata-rata peningkatan lalu lintas kendaraan, serta menjadi data-data bagi analisa pengembangan jaringan jalan.

Dengan adanya kamera CCTV-AI itu Bina Marga dapat mengetahui kapasitas jalan nasional apakah masih memadai atau tidak, dan kemudian ditindaklanjuti dengan langkah-langkah untuk meningkatkan kapasitas jalan tersebut seperti pelebaran dan sebagainya.

"Diperkirakan dalam 2-3 tahun ke depan, seluruh jalan nasional dipantau dan dianalisis pola lalu lintas kendaraan dengan kamera CCTV-AI," kata Wilan.

Penerapan kamera CCTV-AI di seluruh jalan nasional tersebut dalam rangka mendorong perencanaan jaringan jalan berdasarkan kebutuhan dan lebih tepat pada masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.