Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perpusnas Upayakan Digitalisasi Naskah Lokal yang Ada di Luar Negeri

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 13:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perpusnas Upayakan Digitalisasi Naskah Lokal yang Ada di Luar Negeri Doc: antarafoto
Ket. Rakornas Perpusnas

JAKARTA - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) mengupayakan digitalisasi naskah-naskah Nusantara atau lokal tidak hanya dilakukan terhadap naskah yang ada di dalam negeri, tetapi juga dilakukan terhadap naskah Indonesia yang ada di luar negeri atau Negara lain.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perpusnas E. Aminudin Azis mengatakan pihaknya telah menghubungi beberapa perpustakaan di luar negeri, seperti Mesir, Arab Saudi, Belanda, dan Paris yang menyimpan naskah dari Indonesia.

"Kami mulai sekarang bicara dengan mereka supaya naskah-naskah itu terdigitalisasi. Kemudian, kita bisa terkoneksi dengan semua perpustakaan ini dan pemanfaatannya bersama-sama," kata Aminudin dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan Tahun 2024 bertema "Menata Ulang Konsep dan Praktik Pembangunan Literasi" di Jakarta, Selasa (14/5).

Melalui digitalisasi itu, kata dia melanjutkan, diharapkan masyarakat Indonesia dapat mengakses naskah karya bangsanya yang berada di luar negeri tanpa perlu datang langsung ke perpustakaan terkait.

"Mudah-mudahan dalam 1-2 bulan naskah-naskah itu semua terkoneksi sehingga kita bisa mengakses naskah-naskah di luar negeri itu cukup dari Indonesia. Itu menjadi target kita," kata Aminudin.

Setelah digitalisasi, Perpusnas berencana memanfaatkan naskah-naskah itu seperti dengan melakukan alih media sebanyak 37.000 paket. Hal tersebut merupakan salah satu langkah yang ditempuh Perpusnas untuk mengatasi persoalan banyaknya naskah Nusantara yang terbengkalai atau belum dimanfaatkan setelah didigitalisasi.

Selain itu, Perpusnas juga akan menghadirkan buku-buku cerita berbasis naskah kuno sebanyak 277 judul. Persoalan naskah kuno Indonesia yang disoroti oleh Aminudin itu merupakan salah satu pokok pembahasan dari Rakornas Bidang Perpustakaan Tahun 2024 itu, yakni terkait dengan program pengarusutamaan naskah Nusantara.

Selain itu, ada pula pembahasan mengenai program besar Perpusnas lainnya, yakni penguatan budaya baca dan literasi serta standardisasi dan pembinaan tenaga perpustakaan yang ditujukan untuk pemetaan perpustakaan sesuai standar nasional perpustakaan.

Rakornas diharapkan dapat meningkatkan kinerja Perpusnas dalam menjawab tantangan dan kebutuhan organisasi serta masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.