Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tindak Tegas, Puluhan Telepon Seluler Milik Warga Binaan Lapas Nyomplong Dimusnahkan

📅 Kamis, 09 Mei 2024, 08:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tindak Tegas, Puluhan Telepon Seluler Milik Warga Binaan Lapas Nyomplong Dimusnahkan Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Petugas Lapas Kelas IIB Nyomplong Kota Sukabumi, Jabar memusnahkan ratusan barang terlarang hasil penggeledahan kamar warga binaan.

Sukabumi - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nyomplong Kota Sukabumi, Jawa Barat memusnahkan puluhan telepon seluler milik para warga binaan yang ditemukan petugas saat razia dan penggeledahan kamar para narapidana.

"Puluhan telepon seluler yang merupakan barang terlarang dimiliki warga binaan ini kami temukan selama periode April 2023 hingga April 2024," kata Kepala Lapas Kelas IIB Nyomplong Kota Sukabumi Gatot Harisaputro di Sukabumi, Rabu.

Menurut Gatot, pemusnahan barang terlarang ini ini merupakan komitmen pihaknya dalam memberantas barang-barang yang terlarang masuk ke dalam lapas dan dimiliki oleh warga binaan sehingga tidak dapat dipergunakan lagi.

Adapun rincian barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 29 telepon seluler. Selain itu turut dimusnahkan 26 power bank, dua baterai telepon seluler, 62 kabel data , 52 headset, 41 charger dan 636 barang terlarang lainnya.

Bagi warga binaan yang kedapatan menggunakan barang-barang terlarang, ditindak dengan hukuman disiplin sesuai dengan tingkatannya mulai dari hukuman disiplin ringan hingga berat.

"Barang terlarang ini kami musnahkan dengan cara dibakar dan barang yang tidak dapat dibakar dimusnahkan dengan cara direndam menggunakan air garam," tambahnya.

Gatot mengatakan razia atau penggeledahan rutin dilakukan pihaknya untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Selain itu, sudah menjadi aturan tetap bahwa warga binaan dilarang menggunakan telepon seluruh dan barang terlarang lainnya.

Untuk mengantisipasi adanya barang terlarang kembali masuk ke dalam lapas, pihaknya terus memperketat pengawasan dan pemeriksaan setiap tamu khususnya keluarga warga binaan yang membesuk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.